Bilal: A New Breed Of Hero, Kisah Heroik Melawan Perbudakan

Di Ramadhan tahun ini, film animasi ‘Bilal: A New Breed of Hero’ tayang di bioskop Indonesia. Film ini mengisahkan tentang perjuangan sahabat Nabi Muhammad SAW, Bilal bin Rabah.

Film animasi dari Uni Emirat Arab (UAE) ini digarap Barajoun Entertainment. Aktor yang dikenal dengan peran Killer Croc di ‘Suicide Squad’, Adewale Akinnuoye-Agbaje didapuk sebagai pengisi suara.

‘Bilal: A New Breed of Hero’ berangkat dari kisah nyata seorang anak berumur tujuh tahun yang bercita-cita ingin menjadi seorang ksatria. Namun saat kecil Bilal dan saudari perempuannya diculik dari kampungnya dan dijual sebagai budak.

Dari situ lah Bilal terhempas dari dunia yang penuh kekejaman dan ketidakadilan. Meskipun mengalami berbagai berbagai masalah hidup, Bilal pun menemukan kekuatan dari dirinya sendiri untuk yang menuntun jalan hidupnya.

Bilal juga dikenal sebagai budak Ethiopia yang menjadi ‘Muadzin Islam’ pertama bersuara merdu sekaligus sahabat Nabi Muhammad SAW. Sosoknya pun memberikan banyak inspirasi orang di dunia dengan kekuatannya melawan perbudakan, penindasan, diskriminasi, penyampaian akan keadilan, kesetaraan dan gagasan tentang satu ajaran dibawah naungan Tuhan.

Namun jika dilihat lebih jauh dalam cerita film ini, muatan Islami menjadi lebih samar demi merangkul penonton secara luas namun dengan muatan Dakwah yang terbilang soft.

Jika ditelisik sebelum tayang dibioskop Indonesia, “Bilal” juga sempat diputar di festival film Cannes, Perancis pada Mei lalu, dan menyabet gelar Best Inspiring Movie dalam kategori Animasi.

Sebelum sampai di Indonesia, film ‘Bilal: A New Breed Of Hero’ juga diputar di Amerika. Bahkan seorang Ustaz Fahmi Zubir dari Amerika mengungkapkan banyak pihak yang bertanya padanya tentang film ‘Bilal’.

Penasaran dengan film tersebut, Ustaz Fahmi bersama keluarganya menonton film ini di bioskop.

“Akhirnya kami nonton sekeluarga. Walhasil, mengharukan, bagus betul, dan model dakwah yang soft. Wisdom beyond the knowledge,” kata Ustazd Fahmi Zubir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/5/2019).

Sementara itu, Ayman Jamal selaku produser dan co-sutradara menjelaskan film ini tak 100 persen dari kisah nyata Bilal. Hal itu lantaran adanya potensi melenceng dari sejarah agama Islam itu sendiri.

Dari sisi animasi, ‘Bilal: A New Breed of Hero’ menghabiskan dana sekitar $30 juta yang menjadi film animasi termahal dari UAE.

Film ini digarap oleh 250 animator selama 8 tahun untuk proses perampungan. Animasinya dan tone warna yang ciamik tak kalah dengan film animasi Hollywood seperti garapan Pixar maupun Disney.

‘Bilal: A New Breed of Hero’ sendiri tayang di bioskop CGV dan Cinemaxx di Indonesia mulai 15 Mei 2019. [detik]

No Response

Leave a reply "Bilal: A New Breed Of Hero, Kisah Heroik Melawan Perbudakan"