Sarmuji: Fraksi Partai Golkar Masih Profiling Pengganti Sari Yuliati di Pimpinan Komisi III DPR RI

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar M Sarmuji mengatakan, partainya masih melakukan proses profiling untuk menentukan siapa sosok pengganti Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Sebagaimana diketahui, Sari baru saja dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI menggantikan Adies Kadir, yang ditetapkan sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Sarmuji menyebut, penentuan pengganti Sari Yuliati di Komisi III DPR RI akan dilakukan dalam waktu dekat, setelah proses profiling terhadap sejumlah nama rampung.

“Masih diprofiling sebentar, mungkin bentar lagi kita tentukan,” kata Sarmuji kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat beberapa kader Partai Golkar yang masuk dalam proses penilaian. Namun, Sarmuji belum bersedia mengungkapkan nama-nama kandidat tersebut ke publik.

“Sudah ada beberapa kandidat tapi belum bisa kita sampaikan. Ya ada, mungkin dua atau tiga lah,” sambung dia.

Menurut Sarmuji, Partai Golkar ingin memastikan posisi strategis di Komisi III DPR RI diisi oleh sosok yang tepat dan mampu menjalankan tugas pengawasan secara optimal.

Sebelumnya, DPR menetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR Fraksi Golkar pengganti Adies Kadir untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna ke-12 masa persidangan III tahun 2025–2026, Selasa (27/1/2026) di ruang rapat paripurna Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Saan Mustopa. Ia menjelaskan bahwa pimpinan DPR telah menerima surat dari DPP Partai Golkar mengenai pergantian antarwaktu (PAW) anggota Fraksi Golkar. Surat tersebut tertanggal Senin (26/1/2026).

“Dengan telah disetujuinya Saudara Adies Kadir sebagai calon Hakim Konstitusi usulan lembaga DPR, dapat kami informasikan bahwa pimpinan Dewan telah menerima surat dari DPP Partai Golkar Nomor: B/934/DPP/GOLKAR/2026 tanggal 26 Januari 2026, perihal pergantian antarwaktu pimpinan DPR RI dari Partai Golkar sisa masa jabatan 2024–2029,” ujar Saan.

Setelah agenda rapat paripurna selesai, DPR menggelar pengesahan Sari Yuliati sebagai pimpinan DPR dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu Saan Mustopa.

“Sehubungan dengan hal tersebut kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat terhadap Saudari Sari Yuliati dapat ditetapkan sebagai wakil ketua DPR RI, apakah bisa disetujui?” kata Saan.

“Setuju,” sahut para anggota DPR yang hadir.(Sumber)