News

Peneliti China: Virus Corona Baru Menyebar Antar Manusia

0
China Konfirmasi, Virus Corona Sudah Menyebar Antar Manusia

Penyakit pernapasan misterius yang pertama kali muncul di Wuhan, China, dilaporkan telah membuat lebih dari 200 orang dirawat dan tiga di antaranya meninggal dunia.

Peneliti menyebut penyakit ini disebabkan oleh virus corona (coronavirus) jenis baru dan belakangan dikonfirmasi dapat menyebar antarmanusia.

Investigasi oleh tim Komisi Nasional Kesehatan China yang diketuai Zhong Nanshan menemukan setidaknya dua kasus penyebaran virus antarmanusia. Sebelumnya virus diduga hanya bersifat menular dari hewan ke manusia dengan sumbernya di pasar hewan kota Wuhan.

Namun peneliti menemukan kejanggalan karena dua orang yang terinfeksi virus tinggal ratusan kilometer dari kota Wuhan. Keduanya tidak pernah ke Wuhan namun memiliki anggota keluarga yang baru saja kembali dari sana.

“Kasus terbaru menunjukkan secara pasti ada penularan dari manusia ke manusia,” kata Zhong pada media setempat seperti dikutip dari CNN, Selasa (21/1/2019).

Zhong yang dulu juga membantu mengidentifikasi penyakit severe acute respiratory syndrome (SARS) di tahun 2003 menyebut virus baru ini tidak sekuat SARS. Hanya saja angka kasusnya masih terus akan naik dan laporan jumlah kematian saat ini tidak bisa menggambarkan kondisi sesungguhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar seluruh negara waspada karena diprediksi akan ada peningkatan orang yang bepergian dari atau keluar China karena perayaan Imlek.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta, dr Anas Ma’ruf, menegaskan pihaknya sudah bersiap meningkatkan kewaspadaan. Orang-orang yang datang dari China diberikan health alert card yang wajib dilaporkan 1-2 minggu apabila ada keluhan kesehatan. {detik}

2 Pulau Di Sumsel Tenggelam, WALHI: 4 Pulau Lain Segera Menyusul

Previous article

Faisal Basri: Indonesia Menuju Negara Corporatocracy

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *