Duka Komisi VIII DPR RI Untuk Keluarga Korban Gempa NTB

Duka Komisi VIII DPR RI Untuk Keluarga Korban Gempa NTB Radar Aktual

Anggota Komisi VIII DPR RI Deding Ishak menyampaikan duka cita atas gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa cepat menangani bencana alam tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas gempa yang sangat besar ini. Semoga korban yang meninggal dunia diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Deding.

Untuk penanganan awal menyikapi pasca gempa NTB ini, legislator Partai Golkar asal dapil Jawa Barat ini meminta BNPB turun ke daerah titik-titik utama bencana terutama di daerah Lombok Utara, Lombok Timur & Kota Mataram guna mengkordinasikan instansi, lembaga, ormas dan relawan guna melakukan penyisiran atas korban yang masih terjebak akibat reruntuhan gedung.

Ketua Umum Majelis Dakwah Islam (MDI) ini juga meminta BNPB mengevakuasi korban bencana agar segera ditangani secara medis di Rumah Sakit & Puskesmas oleh tenaga-tenaga medis terlatih dan dirawat sebagaimana mestinya.

“Yang tak kalah penting memastikan ketersediaan kebutuhan dasar para pengungsi seperti makan dan minum, selimut, obat-obatan dan lain-lain, dengan membuat dapur umum dan pelayanan medis,” ujarnya.

Deding berharap BNPB dapat memastikan rehabilitasi infrastruktur dasar yang hancur, terputus dan retak-retak akibat gempa seperti jembatan dan jalan yang memutus jalur transportasi evakuasi korban dan menghentikan aktivitas ekonomi.

“Perlu koordinasi dan kerjasama yang cepat antara BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Basarnas, Pemda NTB dan TNI serta kepolisian untuk menangani pasca gempa NTB yang terdampak,” ujarnya.

Dia pun mendorong adanya solidaritas dan kesetiakawanan masyarakat untuk memberikan bantuan kebutuhan yang paling mendesak melalui lembaga-lembaga resmi dan terpercaya untuk menyalurkannya kepada yang berhak dan membutuhkannya.

No Response

Leave a reply "Duka Komisi VIII DPR RI Untuk Keluarga Korban Gempa NTB"