Wow! Hijabers Ini Selamatkan Apple Dari Serangan Hacker

 

Meskipun menduduki jajaran perusahaan teknologi raksasa yang bergengsi tak lantas membuat Apple Inc bebas dari serangan hacker.

Baru-baru ini, seorang hijabers asal Arab berhasil mencegah serangan tersebut.

Ia adalah Fatemah Arhabi, wanita muslim yang berusia masih muda. Ia menemukan hackers yang membuat pengguna Apple masuk ke dalam website mereka tanpa menyadari bahaya yang akan terjadi. Para korban akan memasukkan personal data mereka melalui website tersebut.

Setelah menemukan cara kerja serangan hacker tersebut, Fatemah langsung mengontak pihak Apple. Dan menginformasikan temuannya itu secara lengkap, termasuk detail cara melawan serangan hacker tersebut. Pihak Apple pun mengontak Fatemah.

“Perusahaan itu menghubungiku dengan segera dan menginformasikan bahwa pihak Apple telah merilis upfate terbaru. Kemudian, mereka meminta izin untuk menulis namaku pada laporan tersebut. Tentu saja, dengan bangga aku setuju, dan aku berterima kasih untuk itu,” ungkap Fatemah dikutip dari Arab News.

Fatemah memang bukan seseorang yang ‘biasa-biasa saja’ di dunia IT. Ia merupakan lulusan S1 jurusan Computer Science di King Abdul Aziz, dan S2 dengan jurusan yang sama di California State University. Kini ia sedang mengejar gelar PhD di University of California.

Ia juga pernah menjalani kursus khusus cybersecurity bersama profesor ternama. Kini ia menjadi dosen di Computer Science and Engineering di Taibah University, Yanbu Arabia dan juga bekerja di bidang cybersecurity.

Keberhasilannya menyerang hacker Apple, membuat Fatemah viral di media sosial. Banyak netizen, khususnya warga Arab Saudi yang bangga terhadap sosok jenius tersebut.

“Keren banget bisa melihat contoh seseorang yang jenius di negera kami,” ungkap seorang pengguna Twitter asal Arab.

Ia pun pernah mengambil kursus khusus pengamanan di bawah profesor ternama. Kini, ia bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang cybersecurity. [detik]

No Response

Leave a reply "Wow! Hijabers Ini Selamatkan Apple Dari Serangan Hacker"