Suporter Timnas Indonesia Sepakat Boikot Yokohama Marinos Usai Sandy Walsh Gabung Buriram United

Keputusan bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, bergabung dengan klub Thailand Buriram United memunculkan gelombang reaksi keras dari kalangan suporter Tanah Air. Para pendukung Garuda ramai-ramai menyerukan boikot terhadap Yokohama F. Marinos, klub asal Jepang yang sebelumnya santer disebut sebagai tujuan utama Walsh.

Dalam beberapa pekan terakhir, rumor kepindahan Walsh ke Yokohama Marinos begitu kuat hingga membuat banyak fans Indonesia menaruh harapan. Namun, realitas berbicara lain: Buriram United yang akhirnya resmi memperkenalkan pemain berdarah Belanda tersebut sebagai rekrutan baru.

Kekecewaan suporter makin memuncak lantaran mereka menilai Yokohama Marinos gagal menunjukkan komitmen serius terhadap Walsh. Akibatnya, di berbagai lini media sosial, muncul ajakan “Boikot Marinos” dengan alasan klub raksasa J-League itu dianggap mengabaikan potensi pemain Indonesia.

“Kalau Marinos tidak menghargai pemain kita, untuk apa kita mendukung mereka. Lebih baik dukung Buriram yang berani kasih kesempatan Sandy Walsh,” tulis salah satu akun pendukung Timnas di platform X (Twitter).

Seruan boikot ini juga meluas ke berbagai grup komunitas suporter, yang menegaskan bahwa mereka tidak akan lagi membeli merchandise maupun menonton laga Yokohama Marinos, baik secara langsung maupun melalui siaran televisi.

Meski begitu, sebagian fans justru menilai langkah Walsh ke Buriram United adalah pilihan tepat. Liga Thailand dikenal lebih ramah terhadap pemain Asia Tenggara, sehingga peluang Walsh untuk tampil reguler lebih besar ketimbang bersaing di skuad Marinos yang dipenuhi pemain internasional Jepang.

Dengan bergabungnya Sandy Walsh ke Buriram United, para penggemar Timnas kini menaruh harapan besar agar performa sang bek makin terasah di level klub, sekaligus memberi dampak positif bagi kekuatan lini belakang Garuda di ajang internasional. (Sumber)