Alvin Henri, pemuda asal Medan, Sumatera Utara, terpilih sebagai salah satu dari lima penerima apresiasi 16th SATU Indonesia Awards 2025 bidang Kesehatan. Inovasinya berupa platform edukasi medis digital “Medsense Your Study Buddy” berhasil menjangkau lebih dari 200 ribu tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Penghargaan yang digelar Astra ini diberikan kepada kelima sosok muda tersebut dalam acara awarding pada 5 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Turut hadir Wakil Presiden Direktur Astra Rudy, direksi dan eksekutif Astra, dewan juri, serta para penerima apresiasi dari tahun-tahun sebelumnya.
Awal mula Medsense berawal dari pengalaman pribadi Alvin yang mengalami kesulitan mengakses buku dan pelatihan medis yang mahal selama masa kuliahnya di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Bersama rekannya Dicky, ia mengembangkan bimbingan belajar sederhana yang kemudian berevolusi menjadi platform digital komprehensif.
Platform tersebut kini menyediakan beragam fitur pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas belajar, termasuk modul kredibel, kuis berbasis critical reasoning, forum diskusi, dan evaluasi berkala. Alvin menegaskan bahwa teknologi dapat membuka akses pendidikan secara lebih luas, khususnya di bidang kedokteran yang selama ini sering terkendala biaya dan lokasi geografis.
Dengan kesuksesan yang telah dicapai, Alvin berencana memperluas jangkauan Medsense ke seluruh Asia Tenggara dan mengembangkan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Saat ini Medsense telah digunakan oleh lebih dari 200 ribu tenaga medis di seluruh Indonesia, dengan 40% pengguna berasal dari luar Pulau Jawa, membuktikan perannya dalam mengatasi kesenjangan akses pendidikan kedokteran.
Tentang SATU Indonesia Awards
SATU (Semangat Astra Terpadu Untuk) Indonesia Awards merupakan program apresiasi tahunan yang digelar Astra sejak 2010. Program ini bertujuan menemukan dan memberikan penghargaan kepada anak muda yang memiliki kepeloporan dan idealisme untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Program ini fokus pada lima bidang, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi. Pada tahun ke-16 penyelenggaraannya di 2025, jumlah pendaftar tercatat mencapai 17.708, meningkat 5,5% dari tahun sebelumnya.
Selain Alvin Henri, keempat penerima apresiasi lainnya adalah Imelda Riris Damayanti (bidang Pendidikan) dari Jakarta dengan “Never Okay Project”, Hanzalah Rangkuti (bidang Lingkungan) dari Sumatera Utara dengan “Sumatera Trash Bank”, Tatag Adi Sasono (bidang Kewirausahaan) dari Jawa Timur dengan “Mitra Ternak Farm”, dan Oka Bayu Pratama (bidang Teknologi) dari Jawa Timur dengan aplikasi “SeeShark”.
Para penerima apesiasi mendapatkan dana bantuan kegiatan sebesar Rp65 juta serta pembinaan yang dapat dikolaborasikan dengan program kontribusi sosial berkelanjutan Astra.(Sumber)












