News  

Majelis Wali Amanat Tetapkan Alim Setiawan Jadi Rektor IPB University PAW 2025-2028

Sebuah babak baru kepemimpinan telah dibuka di salah satu institusi pendidikan terkemuka di Tanah Air. Melalui Sidang Paripurna Tertutup yang penuh khidmat di Kampus IPB Baranangsiang, Kota Bogor, Jumat (5/12/2025), Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University resmi menetapkan Dr. Alim Setiawan Slamet, S.T.P., M.Si., sebagai Rektor IPB University Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028.

Keputusan ini menjadi tindak lanjut atas resminya Prof. Arif Satria mengemban tugas baru dari Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak 10 November 2025. Terpilihnya Dr. Alim Setiawan, seorang ahli di bidang Produksi dan Operasi dari Departemen Manajemen, menandai estafet kepemimpinan visioner yang diharapkan mampu membawa IPB University kian maju dan relevan.

Direktur Kerja sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Alfian Helmi, mengonfirmasi bahwa penetapan Dr. Alim ini dilakukan berdasarkan mekanisme PAW yang ketat sesuai Statuta IPB University.

Sebelumnya, MWA telah menerima tiga nama calon rektor dari Senat Akademik (SA) IPB, yaitu Dr. Alim Setiawan Slamet, Prof. drh. Deni Noviana, dan Prof. Dr. Iskandar Z. Siregar. Namun, dalam Sidang Paripurna MWA, keputusan akhir dicapai melalui jalan yang membanggakan bagi Keluarga Besar IPB.

Musyawarah Mufakat, Lima Dimensi Pengembangan Institusi
Ketua MWA IPB University, Prof. Hardinsyah, menyampaikan rasa syukurnya dan menegaskan bahwa proses pemilihan berlangsung damai.

“Beliau (Dr. Alim) terpilih melalui musyawarah mufakat. Jadi tidak voting, artinya adalah kami guyub, kami paham nilai-nilai yang diterapkan dan ini sangat membanggakan,” ucap Prof. Hardinsyah.

Ia menaruh keyakinan penuh, bahwa Dr. Alim Setiawan mampu melanjutkan dan bahkan memperkuat pondasi kepemimpinan Prof. Arif Satria. Dr. Alim dijadwalkan akan dilantik oleh MWA pada 11 Desember 2025 dan masa tugasnya akan berakhir bersamaan dengan akhir periode jabatan rektor yang digantikannya.

Rektor IPB terpilih, Dr. Alim Setiawan Slamet, langsung menyampaikan lima dimensi utama yang akan menjadi arah pengembangan strategis perguruan tinggi di bawah kepemimpinannya:

 

Mutu dan Inovasi: Menghasilkan inovasi dan SDM unggul dengan employability tinggi.
Inklusivitas: Memperluas akses pendidikan tanpa diskriminasi, lebih ramah sosial, dan memperkuat kemitraan dengan multi-stakeholders.

Relevansi: Memastikan hasil riset dan inovasi sejalan dengan program nasional Astacita pemerintah dan relevan dengan core competence IPB, yaitu agromaritim.

Adaptif terhadap Perubahan: Perguruan tinggi harus adaptif menghadapi era AI, mendorong future skill set bagi dosen, pegawai, dan mahasiswa agar siap menjadi global leader.

Keberlanjutan Dampak: Mewujudkan kampus berdampak nyata (tagline: kampus berdampak). IPB harus menjadi solusi atas persoalan masyarakat, membantu industri, dan sejalan dengan pencapaian SDGs serta ESG yang excellent.
Dengan latar belakang keilmuan yang kuat —lulusan S-1 dan S-2 Teknologi Industri Pertanian IPB serta S-3 Ekonomi Agribisnis dari Universitas Ehime, Jepang— Dr. Alim Setiawan Slamet diharapkan mampu menavigasi IPB University melalui tantangan global dan domestik, memperkuat perannya sebagai pilar utama riset agromaritim nasional.(Sumber)