News  

Gus Umar Sentil Jokowi soal Kondisi KPK

Tokoh NU, Umar Hasibuan atau Gus Umar

Aktivis media sosial Umar Hasibuan atau Gus Umar melontarkan kritik keras kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait kondisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini.

Dalam pernyataannya di media sosial, Gus Umar menulis, “Bacot lu Jok. Lu yang tanggung jawab atas rusaknya KPK hari ini dan lu diam saja saat Mas Novel dkk dipaksa keluar oleh Firli.” Pernyataan tersebut merujuk pada keluarnya sejumlah pegawai KPK, termasuk penyidik senior Novel Baswedan, pada masa kepemimpinan mantan Ketua KPK Firli Bahuri.

Unggahan bernada tajam itu langsung memicu beragam reaksi warganet. Sebagian pihak menilai kritik tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi dan kontrol publik terhadap kekuasaan. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap gaya bahasa yang digunakan terlalu kasar dan berpotensi memperkeruh ruang diskusi politik.

Pengamat politik Rokhmat Widodo menilai polemik ini menunjukkan bahwa isu independensi KPK masih menjadi perhatian masyarakat luas. Dinamika perubahan regulasi, kepemimpinan, serta relasi politik dinilai terus memengaruhi persepsi publik terhadap lembaga antirasuah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak istana maupun pihak terkait atas pernyataan Gus Umar. Meski demikian, perdebatan mengenai masa depan KPK dan tanggung jawab politik para pemimpin diperkirakan akan terus bergulir di ruang publik.