News

Oknum Polisi Yang Palak Turis Jepang Rp.1 Juta Ditangani Propam Polres Jembrana

0

Kapolres Jembrana, Bali, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa membenarkan, polisi yang menjadi pelaku tilang Rp 1 juta kepada turis Jepang adalah anggotanya.

“Itu memang anggota kita, tapi memang itu kejadian sudah lama memang masih kita dalami dan ditangani Propam,” katanya saat dihubungi, Kamis (20/8).

Polisi yang melakukan hal itu sudah diperiksa dan diamankan. Ia juga menegaskan, bahwa tentu hal seperti itu tidak dibenarkan dan pihaknya akan menindak tegas sesuai aturan yang ada.

“Tidak dibenarkan dan kita akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang ada. Iya, nanti kita lihat dulu kesalahan seperti apa,” ujarnya.

Seperti diberitakan, seorang turis Jepang yang diduga diperas oleh oknum Polisi di Bali, menjadi viral di media sosial YouTube dan turis tersebut memberikan uang sebesar Rp 900 ribu kepada oknum polisi itu.

Video itu pertama diunggah oleh akun YouTube bernama Style Kenji pada 30 Desember 2019 lalu dan berdurasi 3 menit 16 detik. Di dalam video itu, awalnya si perekam mengaku berasal dari Jepang dengan mengendarai sepeda motor dan diberhentikan oleh oknum polisi tersebut.

Selanjutnya, oknum polisi itu mulai memeriksa kelengkapan surat motor warga asing itu.

Namun, oknum polisi itu menyampaikan bahwa ada surat yang tidak dilengkapi oleh si pengendara dan harus dikenai pinalti.

Kemudian, dengan menggunakan bahasa Inggris oknum polisi itu menyampaikan akan membantu warga asing itu dan meminta uang sebesar Rp 1 juta untuk uang penalti.

Kemudian, warga asing itu memberikan uang sebesar Rp 100 ribu tetapi oknum polisi itu kembali menegaskan bahwa dia meminta Rp 1 juta. Namun, pengendara asing itu akhirnya memberikan uang sebesar Rp 900 ribu. {kumparan}

Media Asing Soroti Gagapnya Pemerintah Indonesia Tangani COVID-19

Previous article

Awali Tahun Baru Hijriyah, Anies Baswedan Resmikan Gerakan Pejuang Subuh Nasional

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *