HeadlineKesehatanNews

Antrian Panjang Ambulans di Depan RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Ini Penjelasannya

0

Sebuah video memperlihatkan sejumlah mobil ambulans berjejer antri cukup panjang saat hendak masuk Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2020) malam.

Video itu beredar luas di media sosial. Video itu diunggah salah satu pengguna akun Twitter @tyar*** pada pukul 20.58 WIB. Pemilik akun Twitter bernama Ottiara F. Akbariah saat dihubungi Suara.com membenarkan informasi tersebut.

“Iya (sedang antri). Itu pintu masuk depan,” kata Ottiara saat dikonfirmasi. Namun video tersebut bukan direkam Ottiara, ia mendapatkan video itu dari temannya yang tengah dirujuk ke RS Wisma Atlet.

“Barusan bangat, gua dapat video terkini dari teman yang lagi dirujuk ke Wisma Atlet, dan gue cuma bisa bilang –gokil lu, Indonesia!,” ucapnya melengkapi keterangan video yang diunggahnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu atau Kogasgabpad RSD Wisma Atlet, Brigjen TNI M Saleh mengatakan antrian tersebut bukan hal yang baru.

Menurutnya antrian tersebut ditimbulkan akibat registrasi yang membutuhkan waktu dalam proses pendaftaran maka harus menunggu giliran. “Bukan panjang, itu antrian daftar registrasi saja,” kata Saleh saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020).

Saleh menjelaskan jumlah pasien yang dirujuk ke RSD Wisma Atlet memang banyak. Rata-rata yang datang itu mencapai 100 orang, mereka dirujuk dari berbagai puskemas.

“Iya (banyak yang masuk). Dari puskemas ke wisma itu sampai 100-an orang,” ujarnya. Lebih lanjut, Saleh mengungkapkan bahwa antrian ambulans tersebut terjadi sejak Senin (14/9) malam.

Menurut dia, sebetulnya pendaftaran tidak membutuhkan waktu lama, hanya saja bagi pasien positif yang tanpa gejala atau OTG tersebut terkendala pada fasilitas terbatas. “Tidak lama, cuma kalau yang OTG dia fasilitasnya terbatas, karena IGDnya juga sempit,” ucapnya.

Kabaharkam Polri dan Mentan SYL Jajaki Kerjasama Manfaatkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Previous article

Bantu Jiwasraya di 2021, Menkeu Sri Mulyani Bakal Gelontorkan Rp.20 Triliun

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *