NewsPolitik

Survei Indikator, Hanya Elektabilitas 3 Partai Yang Naik: Gerindra, Demokrat, PKS

0

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menggelar jajak pendapat tentang demokrasi, pilkada, dan pandemi, Minggu (25/10/2020). Dalam survei tersebut, Indikator juga menanyakan soal elektabilitas partai politik jika pileg digelar saat ini.

Hasilnya, ada tiga partai politik yang suaranya naik pada bulan September. Yaitu, Gerindra (21,1 persen), PKS (5,9 persen), dan Partai Demokrat (5,9 persen).

“Partai Gerindra kenaikannya cukup signifikan dari Juli 2020 yang mencapai 17,7 persen, menjadi 21,1 persen di bulan September 2020,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, Minggu (25/10/2020).

Jika dijabarkan, elektabilitas Gerindra di 2020 sebenarnya sempat turun dari 16,2 persen di bulan Februari menjadi 15,2 di bulan Mei. Namun, setelah itu, elektabilitasnya kembali naik menjadi 17,7 persen di bulan Mei dan 21,1 persen di bulan September.

Hal yang sama juga terjadi pada PKS dan Partai Demokrat yang elektabilitasnya sempat turun di bulan Mei.

Perolehan suara kedua partai tersebut lalu mulai naik pada Juli 2020 hingga saat ini, September 2020, dengan perolehan 5,9 persen untuk PKS dan 5,9 persen untuk Partai Demokrat.

“Kami melakukan regenerasi begitu cepat, kami bekerja selama 6 bulan dari Maret kemarin, fokus pada soal-soal pandemi. Terima kasih kalau angka kita naik terus dari 4,6 persen (di Februari) menjadi 5,9 persen,” ucap Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan memberikan tanggapan.

Survei yang melibatkan 1200 responden acak yang pernah diwawancara langsung oleh Indikator Politik Indonesia selama dua tahun terakhir ini digelar pada 24-30 September 2020.

Karena pandemi COVID-19, survei digelar melalui sambungan telepon. Margin of error survei ini mencapai kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. [kumparan]

Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rekrut 2.000 Karyawan Baru Di Samut Prakan, Thailand

Previous article

Hina Yahudi Disebut Anti Semit, Hina Islam Dianggap Kebebasan Berekspresi

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *