Skip to content
Breaking News
Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Dibayar Rp. 90 Juta Diduga Oleh Adik Sendiri KPK Dalami Dugaan Pemotongan TPP ASN pada Kasus Korupsi Kuansing Sesuai Arahan Prabowo, Menkeu Purbaya Bakal Kucurkan Bantuan Rp. 20,5 Triliun Untuk 490 Pemda Febrie Adriansyah Tetap Dapat 50 Persen Gaji Pokok usai Diberhentikan Sementara Sebagai Jaksa Yahya Zaini Minta Kemenkes Investigasi Rumah Sakit Terkait Kematian Pasien BPJS
radaraktual.com
radaraktual.com
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hiburan
  • Tekno
  • Sepakbola
  • Bulutangkis
  • Balap
    • MotoGP
    • Formula 1
  • Lain lain
    • Reliji
    • Wisata
    • Kuliner
Home Tekno 4.000 Nama dan Organisasi Dalam Daftar Hitam Facebook Bocor, Ada FPI dan Habib Rizieq Shihab
Tekno  

4.000 Nama dan Organisasi Dalam Daftar Hitam Facebook Bocor, Ada FPI dan Habib Rizieq Shihab

Radar Aktual
Oct 14, 2021Oct 15, 2021

Facebook dilaporkan memiliki sebuah daftar hitam yang berisi nama orang dan organisasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam daftar yang diduga bocor tersebut ada nama organisasi asal Indonesia, seperti Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI) hingga tokoh Habib Rizieq Syihab (tertulis Muhammad Rizieq Shihab).

Dikutip dari Cnet, daftar hitam Facebook tersebut diungkap pertama kali oleh media Amerika Serikat, The Intercept. Mereka menerbitkan daftar bocoran individu dan organisasi berbahaya yang tidak diizinkan Facebook di platformnya.

Dari dokumen setebal 100 halaman itu, berisi sekitar 4.000 nama orang dan organisasi di dunia yang dianggap berbahaya oleh Facebook.

Daftar disusun dalam struktur nama, kategori, kawasan tempat orang/organisasi itu beroperasi, tipe organisasi, afiliasi, dan pihak yang menetapkan orang/organisasi tersebut dalam kategori berbahaya.

Facebook melabeli individu dan organisasi yang masuk dalam daftar dengan kategori kelompok teroris, kelompok kebencian dan kelompok kriminal. Terlepas dari kategori tersebut, tidak ada seorang pun di daftar diizinkan untuk mempertahankan kehadirannya di platform Facebook.

Daftar hitam Facebook ini digunakan untuk menyensor konten dan akun yang berafiliasi dengan orang atau organisasi masuk di dalamnya. Facebook sendiri tidak pernah transparan soal daftar itu dan bagaimana daftar hitam tersebut disusun.

Berikut adalah daftar hitam Facebook yang diduga bocor memasukkan orang dan organisasi asal Indonesia:

Organisasi asal Indonesia yang diduga masuk daftar hitam Facebook

Bayyinah Media
Terorisme
Al Qaeda
Hilal Ahmar Society Indonesia
Terorisme
Al Qaeda
Jamaah Ansharud Daulah
Terorisme
ISIS
Jamaah Anshorut Tauhid
Terorisme
Khandaq Media News
Terorisme
Al Qaeda
Majelis Mujahidin Indonesia
Terorisme
Mujahidin Indonesia Barat
Terorisme
ISIS
Mujahidin Indonesia Timur
Terorisme
ISIS
Front Pembela Islam
Kebencian
Forum Umat Islam (FUI)
Kebencian

Orang Indonesia yang diduga masuk daftar hitam Facebook
Muhammad Rizieq Shihab
Kebencian
Habib Bahar bin Smith
Kebencian
Majelis Pembela Rasmbullah
Habib Ali Alatas
Kebencian
FPI/Front Mahasiswa Islam
Habib Muhammad Hanif Alatas
Kebencian
Front Santri Indonesia
Santoso
Terorisme
Mujahidin Indonesia Timur
Muhammad Al Khaththath
Kebencian
Forum Umat Islam
Muhamad Hanif bin Abdurrahman Alatas
Kebencian
Front Pembela Islam
Muhammad Ichwan Tuankotta
Kebencian
Serikat Pekerja Front
Muhsin Ahmad al Attas
Kebencian
Front Pembela Islam
Munarman
Kebencian
Front Pembela Islam

Kata Facebook soal daftar hitam bocor

Direktur Kebijakan, Kontraterorisme dan Organisasi Facebook, Brian Fishman mengatakan daftar hitam yang dibocorkan oleh The Intercept tidak komprehensif. Menurutnya, daftar tersebut terus mengalami perubahan dan terus diperbarui.

Fishman dalam rangkaian posting di Twitter juga menjelaskan Facebook sebenarnya tidak pernah membagikan daftar hitam miliknya untuk membatasi risiko hukum, keamanan, dan meminimalkan peluang bagi kelompok-kelompok tersebut menghindari aturan.

Selain itu, kebijakan mengenai daftar organisasi berbahaya ini dilandasi beberapa alasan. Salah satunya daftar ini dibuat berdasarkan tindakan yang dilakukan aktor atau organisasi tersebut di luar Facebook, bukan berdasarkan apa yang mereka unggah di platform.

Daftar yang bocor tidak lengkap. Itu penting karena daftarnya terus diperbarui saat tim mencoba mengurangi risiko.

Seperti perusahaan teknologi lainnya, kami belum membagikan daftar untuk membatasi risiko hukum, membatasi keamanan & meminimalkan peluang bagi kelompok untuk menghindari aturan.

Perusahaan media sosial milik Mark Zuckerberg itu memang melarang teroris, kelompok kebencian, atau organisasi untuk menggunakan platformnya.

Oleh sebab itu, Facebook juga akan menghapus konten yang memuji, mewakili, dan mendukung aktivitas dari kelompok tersebut apabila ditemukan ada di platformnya.

Fishman pun mengakui mendefinisikan dan mengidentifikasi orang dan organisasi yang berbahaya secara global sangat sulit. Tidak ada definisi yang disepakati oleh semua orang. Maka dari itu, dalam membuat definisi tersebut dijabarkan dalam Standar Komunitas Facebook.

“Saya tidak memaafkan kebocoran ini. Secara agregat itu membuat segalanya lebih sulit. Akan ada kritik. Tapi kami akan menggunakannya sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik,” tulis Fishman. {kumparan}

Related News
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Pakai Baterai Lebih Besar, Ini Bocoran Spesifikasinya
Mark Zuckerberg Prediksi Miliaran Orang Bakal Punya Agen AI Pribadi dalam 5 Tahun
Cara Mendapatkan Centang Hitam Facebook Verified Gratis, Ini Syarat dan Bedanya dengan Meta Verified
Akun Medsos Dukcapil Dibajak! Ini Penjelasan Kemendagri
Dave Laksono Soroti Roadmap AI Nasional Terlalu Normatif, Belum Jawab Tantangan Kedaulatan Digital
Sederet Raksasa Teknologi AS Jadi Target Serangan Iran: Microsoft, Google Hingga Apple
Views : 334
4.000 Nama Daftar Hitam Facebook FPI Habib Rizieq Shihab Organisasi

Read Also

Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Pakai Baterai Lebih Besar, Ini Bocoran Spesifikasinya
Mark Zuckerberg Prediksi Miliaran Orang Bakal Punya Agen AI Pribadi dalam 5 Tahun
Cara Mendapatkan Centang Hitam Facebook Verified Gratis, Ini Syarat dan Bedanya dengan Meta Verified
Akun Medsos Dukcapil Dibajak! Ini Penjelasan Kemendagri
Dave Laksono Soroti Roadmap AI Nasional Terlalu Normatif, Belum Jawab Tantangan Kedaulatan Digital
Sederet Raksasa Teknologi AS Jadi Target Serangan Iran: Microsoft, Google Hingga Apple

Recommendation for You

Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Pakai Baterai Lebih Besar, Ini Bocoran Spesifikasinya

Samsung disinyalir akan merilis Galaxy S27 Ultra pada 2027 mendatang. Rumor mengenai ponsel kelas atas…

Mark Zuckerberg Prediksi Miliaran Orang Bakal Punya Agen AI Pribadi dalam 5 Tahun

CEO Meta, Mark Zuckerberg, memprediksi bahwa miliaran orang di seluruh dunia akan memiliki agen kecerdasan…

Cara Mendapatkan Centang Hitam Facebook Verified Gratis, Ini Syarat dan Bedanya dengan Meta Verified

Facebook resmi menghadirkan fitur baru bernama Facebook Verified yang memungkinkan pengguna mendapatkan lencana centang hitam…

Akun Medsos Dukcapil Dibajak! Ini Penjelasan Kemendagri

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), @dukcapilkemendagri,…

Dave Laksono Soroti Roadmap AI Nasional Terlalu Normatif, Belum Jawab Tantangan Kedaulatan Digital

WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menyoroti roadmap kecerdasan artifisial (AI) nasional yang…

Sederet Raksasa Teknologi AS Jadi Target Serangan Iran: Microsoft, Google Hingga Apple

Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan ancaman serius terhadap sejumlah perusahaan…

Trending

  • 1
    Jul 31, 2026Jul 31, 2026169 View
    FORMASI Desak KPK Periksa Pejabat Lingkaran Istana Berinisial SS dalam Kasus Eks Jampidsus
  • 2
    Aug 1, 2026Aug 4, 2026156 View
    Media Belanda Ternama Soroti Ekonomi Indonesia, Munculkan Pertanyaan: Menuju Kebangkrutan?
  • 3
    Aug 3, 2026Aug 4, 2026139 View
    Mantra Digital Dedi Mulyadi Menyihir Rakyat Menghempaskan Prabowo
  • 4
    Aug 4, 2026Aug 4, 2026104 View
    Elektabilitas Dedi Mulyadi Nomor Satu, Terkunci Untuk Calon RI-1
  • 5
    Jul 31, 2026Jul 31, 202683 View
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Pariwisata Pimpin Pertumbuhan Sektoral 13,14 persen
  • 6
    Aug 3, 2026Aug 3, 202682 View
    Buni Yani Nilai Safari Politik Jokowi Sarat Kepentingan Politik
  • 7
    Aug 3, 202681 View
    Pemerhati Politik: Prabowo Hadapi Dilema Besar Setelah KDM Unggul di Dua Lembaga Survei
  • 8
    Aug 4, 202678 View
    Ketua MPR: Ziarah ke Makam Bung Karno Jadi Pengingat Indonesia Rumah Bersama
  • 9
    Jul 31, 202678 View
    Muslim Arbi: Pengelola Surveyor Mafia Survei Politik
  • 10
    Aug 4, 202674 View
    Pembubaran TPUA, Damai Hari Lubis Pertanyakan Tanggung Jawab Moral Roy Suryo dan Abraham Samad
    • Home
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Privacy Policy
    • Kontak Kami
    Radaraktual 2022
    • Home
    • News
    • Politik
    • Hiburan
    • Tekno
    • Sepakbola
    • Bulutangkis
    • Balap
      • MotoGP
      • Formula 1
    • Lain lain
      • Reliji
      • Wisata
      • Kuliner