Pasar Pramuka dipojok perempatan jalan Salemba, Matraman dan jalan Pramuka. Kalau dari kampus UI Salemba posisinya sebelah kiri. Persis dibawah flyover perempatan Salemba.
Dulu warga Jakarta menyebut Pasar Pramuka Jati atau Pasar Skripsi. Maklum, di tempat itu banyak kios yang melayani jasa pengetikan, termasuk bikin skripsi.
Tak hanya itu, di Pasar Pramuka Pojok berderet kios fotokopi, penjilidan buku, percetakan kartu undangan, serta pembuatan spanduk dan stempel.
Pasar Pramuka pojok juga menjadi sarang sindikat pemalsu dokumen penting. Mulai skripsi, ijazah sekolah, akta kelahiran, kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta notaris, akta cerai, buku nikah, bahkan menurut politisi senior PDIP, Beathor Suryadi; ijazah Jokowi dibuat di Pasar Pramuka.
Masih menurut politisi senior PDIP, Beathor Suryadi, bahwa Andi Widjajanto, mantan Gubernur Lemhannas dan tokoh PDIP, pernah melihat langsung dokumen ijazah milik Jokowi yang kini diyakini tidak asli.
Informasi Beathor Suryadi ini semakin menguatkan dugaan ijazah palsu Jokowi. Roy Suryo dan kawan-kawan mendapat amunisi berharga. Politisi senior PDIP, Beathor Suryadi menyeret mantan Sekretaris Kabinet era Jokowi, Andi Widjajanto untuk bersuara bahwa apa yang menjadi perbincangan publik selama ini bahwa ijazah UGM milik Jokowi aspal alias asli tapi palsu.
Seharusnya kalau polisi benar-benar independen dan tidak dalam pengaruh antek-antek Jokowi untuk segera mengklarifikasi pernyataan Beathor Suryadi dan Andi Widjajanto sebelum menjadi bola liar yang makin membuat seluruh tubuh Jokowi gatal-gatal.
Bagaimanapun loyalis Jokowi yang saat ini masih ada di Pemerintahan Presiden Prabowo berupaya menutup-nutupi dugaan ijazah palsu Jokowi. Cepat atau lambat akan terungkap. Satu persatu yang dulunya pendukung Jokowi seperti Beathor Suryadi dan PDIP akan berbicara mengungkap fakta keabsahan ijazah Jokowi.
Kasihan Indonesia pernah punya presiden bergelar insinyur dari Pasar Pramuka. Puluhan tahun rakyat Solo, Jakarta dan se Indonesia ditipu oleh presiden bergelar insinyur Pasar Pramuka.
Rakyat berhak menuntut keadilan karena dipimpin oleh presiden pembohong yang punya gelar akademik dari Pasar Pramuka. Seberapa pun kuat usaha seseorang untuk menyembunyikan kebenaran atau keburukan, pada akhirnya kebenaran itu akan terungkap juga.
Ingat! Kebohongan dan kecurangan, meski disembunyikan suatu saat akan terbongkar. Karena Kebenaran akan muncul ke permukaan dengan jalannya sendiri. Jalan yang terkadang sama sekali tidak terduga.
Bandung, 20 Dzulhijjah 1446/16 Juni 2025
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis











