Media ternama Belanda, De Volkskrant, menyoroti kondisi perekonomian Indonesia dalam sebuah artikel analisis yang terbit pada 29 Juli 2026. Artikel tersebut mengangkat pertanyaan provokatif, “Is IndonesiĆ« op weg naar bankroet?” atau “Apakah Indonesia sedang menuju kebangkrutan?”.
Dalam analisisnya, De Volkskrant menyoroti sejumlah tantangan ekonomi yang tengah dihadapi Indonesia, mulai dari perlambatan ekonomi, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, kondisi fiskal, hingga berbagai proyek pemerintah yang dinilai membutuhkan pembiayaan besar. Artikel itu juga mengulas perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Media tersebut menulis bahwa terdapat kekhawatiran dari sejumlah ekonom mengenai ruang fiskal pemerintah dan keberlanjutan pembiayaan berbagai program prioritas.
Di sisi lain, artikel itu juga mencatat bahwa Presiden Prabowo membantah anggapan Indonesia berada di ambang krisis serta menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional masih terkendali.
De Volkskrant turut menyoroti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai salah satu proyek strategis yang menjadi perhatian internasional. Dalam artikel tersebut ditampilkan foto kawasan Nusantara dengan keterangan mengenai ibu kota masa depan Indonesia.
Selain membahas kondisi ekonomi, artikel tersebut juga mengulas dinamika politik dan respons pemerintah terhadap kritik yang berkembang di dalam negeri.
Pemberitaan media Belanda itu kemudian menjadi perhatian di media sosial Indonesia karena menggunakan judul yang menimbulkan perdebatan mengenai kondisi ekonomi nasional.












