Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal berniat membentuk tim hukum dalam waktu cepat, demi mengawal hak buruh PT Sri Rejeki Isman (SRIL) Tbk, atau Sritex. Ada rencana menggugat tiga kementerian.
“Dalam waktu dekat seminggu atau 10 hari kedepan, Partai Buruh dan KSPI membentuk tim hukum Sritex untuk melakukan gugatan class action atau citizen lawsuit. Melawan siapa? Satu, menko perekonomian, apa yang dilakukan oleh menko perekonomian untuk menyelamatkan perusahaan Sritex, kemudian menteri perindustrian yang katanya mau bailout tapi tidak dilakukan,” ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Jakarta, Minggu (2/3/2025).
“Ketiga, Menaker Yassierli yang tidak berbuat apapun termasuk wamenaker, keempat menteri investasi, dan pimpinan perusahaan Sritex. Kita bongkar habis apa yang sebenarnya sedang terjadi di Sritex,” lanjutnya.
Selain itu, Said Iqbal menyebut Partai Buruh dan KSPI akan menggelar aksi besar-besaran di Jakarta dan Semarang pada Rabu (5/3/2024). Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas gelombang PHK terhadap ibuan buruh menjelang Puasa Ramadan.
“Untuk aksi pertama akan dilakukan pada Rabu (5/3/2025) di Istana Negara dan Kemenaker. Demi pemerintahan yang bersih kami akan demonstrasi, ribuan buruh. Dan secara bersamaan juga aksi di Semarang oleh kawan-kawan Partai Buruh dan KSPI di Semarang,” tuturnya.
“Langkah keempat, kami akan membentuk satgas Sritex, menjaga aset perusahaan secara sukarela. Jadi kami akan melihat keluar masuknya barang, karena kurator sempat ngomong ‘selama barang susah dijual maka pabrik akan disewa’ nah ketahuan, ada motif,” sambung Said Iqbal.
Tak hanya itu, Said Iqbal menegaskan, KSPI dan Partai Buruh akan membuka posko THR yang khusus melayani kalangan buruh yang terkena ancaman PHK.
“Partai Buruh dan KSPI akan membuka posko THR termasuk posko THR-nya Sritex. Kami berpendapat THR di H-30, bilamana sudah masuk bulan Ramadan terjadi PHK-nya maka perusahaan berkewajiban membayar THR pada H-30,” tandasnya.(Sumber)