Wisata  

River Tubing Sigedang, Destinasi Wisata Air Baru di Ponggok, Klaten

Setelah sukses mengelola Umbul, kini Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, mengembangkan potensi baru.

Destinasi itu yakni river tubing Sigedang yang dikelola oleh Lembaga Usaha Produktif Milik Masyarakat Desa (LUPPMDes).

River tubing merupakan aktivitas wisata air di mana pengunjung hanyut atau mengapung di sungai menggunakan ban.

Menurut Kepala Desa Ponggok, Junaedi Mulyono, river tubing Sigedang memanfaatkan aliran Kali Pusur yang melintas di Desa Ponggok.

“Jadi, aliran Kali Pusur yang melintas di Desa Ponggok ini, kita manfaatkan untuk mengembangkan usaha wisata air,” kata Joned, panggilan akrab Junaedi Mulyono tersebut.

Dengan merogoh kocek Rp40.000, pengunjung sudah bisa menikmati river tubing Sigedang sejauh kurang lebih 2 kilometer yang berdurasi tempuh sekitar 1 jam.

Untuk mengikuti river tubing Sigedang, Pengunjung harus masuk ke wisata Umbul Sigedang-Kapilaler terlebih dahulu.

Sesampai di sana, ada pemandu wisata yang siap mengajak pengunjung, menuju start tubing di aliran Kali Pusur.

Selama perjalanan menuju start yang jaraknya sekitar 200 meter, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang eksotis.

Pengunjung akan melewati aliran sungai kecil yang jernih penuh bebatuan. Juga ada tembok atau talud yang tingginya sekitar 5 meter dengan panjang belasan meter.

Tempat ini cocok untuk berswafoto. Kita serasa dibawa ke tempat kuno yang asyik.

Beberapa pengunjung mengaku puas ikut river tubing Sigedang ini.

“Ternyata Ponggok juga ada river tubingnya, sekalian kita coba,” ujar Namira, pengunjung asal Yogya.

Sebetulnya, Namira dan kawan-kawan hanya ingin berenang saja di Umbul Sigedang-Kapilaler, yang terkenal dingin dan alami.

Begitu tahu ada river tubing Sigedang, mereka tertarik ikut.