Pembalap McLaren, Oscar Piastri, pulih dari ketakutannya di awal kualifikasi untuk meraih pole sprint di Grand Prix Belgia.
Sang pemimpin klasemen sempat terseok-seok di SQ2 karena waktu putaran yang dihapus, namun kemudian mencatatkan waktu 1:40,510 di segmen terakhir kualifikasi sprint untuk unggul hampir 0,5 detik dari Max Verstappen (Red Bull), dengan Lando Norris tertinggal 0,6 detik di urutan ketiga.
“Maaf atas serangan jantungnya,” ucap Piastri kepada timnya melalui radio. “Itu tidak ada dalam rencana, tapi mobilnya sangat bagus.”
Charles Leclerc menaklukkan posisi keempat untuk Ferrari, sementara Esteban Ocon tampil gemilang untuk Haas dengan menempati P5 di grid sprint.
Carlos Sainz berada di urutan keenam untuk Williams di depan Haas kedua yang dikemudikan Oliver Bearman dan Pierre Gasly (Alpine). Isack Hadjar dan Gabriel Bortoleto melengkapi posisi 10 besar yang membuat beberapa pembalap besar gagal finis.
Norris dan Piastri dari McLaren keluar lebih awal untuk melakukan banker lap di SQ2, yang ditunda untuk membersihkan gravel, meskipun waktu yang terakhir ini secara krusial dihapus untuk batas waktu lintasan di bagian atas Raidillon.
Hal itu berarti Verstappen untuk sementara waktu berada di depan, dengan Norris mengambil alih kepemimpinan segmen dengan lap keduanya, berkat 1:41,412.
Piastri hampir membayar mahal untuk lap yang dihapusnya, dengan upaya keduanya hanya cukup baik untuk masuk ke SQ3 di urutan ke-10, dengan selisih hanya 0,041 detik.
Liam Lawson (Racing Bulls) menjadi yang pertama tereliminasi di urutan ke-11, diikuti oleh Yuki Tsunoda dari Red Bull. Alih-alih Piastri, korban terbesar adalah George Russell (Mercedes), yang tersingkir di posisi ke-13.
Aston Martin yang dikendarai Fernando Alonso dan Lance Stroll hanya mampu mengamankaduduki posisi ke-14 dan ke-15, sementara Bortoleto dari Sauber dan Gasly dari Alpine menjadi bintang di sesi ini dengan menduduki urutan ke-5 dan ke-6.
Piastri memimpin jalannya SQ1 di awal sesi dari Verstappen dan Norris, dengan catatan waktu 1:41,769 detik, ketika para pembalap berusaha keras untuk menghindari bagian belakang grid.
Andrea Kimi Antonelli mengalami spin saat keluar dari Stavelot, masuk ke gravel namun berhasil lolos tanpa mengalami kerusakan yang berarti.
Lewis Hamilton juga mengalami momen besar pada putaran pertamanya, yang berarti ia dan Antonelli adalah dua dari lima pembalap yang terancam tersingkir, bersama dengan Gasly, Franco Colapinto, dan Bearman, yang batal menyelesaikan putaran.
Namun nasib kedua pembalap tidak membaik pada putaran kedua, dengan Hamilton yang frustrasi berputar di chicane Halte Bus setelah ban belakangnya langsung terkunci saat mengerem, dan membuat juara dunia tujuh kali itu tersingkir ke posisi 18.
Gasly berhasil menyelamatkan diri di urutan ke-15 dengan mengorbankan Alex Albon dari Williams, sementara Nico Hulkenberg turun ke urutan ke-17 setelah harus berebut posisi dengan Lawson. Di belakang Hamilton, Colapinto berada di urutan ke-19 dengan Antonelli di urutan terakhir setelah melaporkan masalah pada remnya.(Sumber)












