Klasemen Moto3 2026 Pasca GP Italia: Quiles Terancam, The Rocket Boy Veda Ega Harumkan Indonesia di Top 5

Balapan yang penuh drama di Sirkuit Mugello, Italia, terbukti tak hanya melahirkan jawara baru, tetapi juga mengocok ulang konstelasi papan atas klasemen Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026.

Sang pemuncak klasemen dari CFMOTO Aspar Team, Maximo Quiles, kini harus mulai waspada. Kegagalannya menembus barisan terdepan dan hanya mampu finis di urutan ke-11 membuat keunggulan poinnya mulai terkikis. Meski demikian, ia masih bertengger di pucuk klasemen dengan simpanan 145 poin.

Ancaman Nyata dari Alvaro Carpe

Menipisnya jarak poin dengan Quiles tak lepas dari performa impresif Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo). Berhasil menyegel podium kedua (runner-up) dalam balapan yang menegangkan tersebut, Carpe langsung meroket ke peringkat kedua klasemen sementara. Ia kini mengantongi 93 poin, memangkas defisit menjadi 52 angka dari Quiles.

Lonjakan Carpe ini terpaksa menggeser pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, turun satu kasta ke urutan ketiga dengan 89 poin. Padahal, Fernandez sejatinya tampil cukup apik dengan mengamankan poin solid usai finis di posisi keempat di Mugello. Dinamika sengit di belakang Quiles ini dijamin akan membuat paruh kedua musim Moto3 2026 berjalan semakin panas dan sulit ditebak.

Sejarah Baru Ciptaan Veda Ega Pratama!

Kabar paling menggembirakan bagi pencinta motorsport Tanah Air pasca-Mugello tentu datang dari kebangkitan luar biasa Veda Ega Pratama. Menampilkan aksi comeback yang memukau dari posisi start ke-13 untuk finis di urutan ke-8, pembalap berjulukan The Rocket Boy ini secara resmi menembus peringkat ke-5 dunia dengan raihan 66 poin!

Ini adalah torehan sejarah yang fenomenal bagi Indonesia. Di musim debutnya (rookie), pembalap asuhan Honda Team Asia ini tak sekadar menjadi penunggang motor bermesin Honda terbaik di grid kejuaraan dunia. Ia juga terus menempel ketat sang pemenang GP Italia, Brian Uriarte, yang duduk di peringkat keempat dengan selisih sangat tipis, yakni 1 poin saja. Dikutip dari skorakhir.com.

Lebih membanggakan lagi, Veda sukses melampaui posisi nama-nama pembalap veteran Eropa di papan klasemen. Ia juga berhasil mengungguli rival asal Malaysia, Hakim Danish, yang kini berada di urutan ke-11 dengan 43 poin, meski Danish baru saja merebut podium ketiga di balapan Mugello tersebut.

Menatap Seri Berikutnya

Melihat betapa rapatnya perolehan poin dari peringkat kedua hingga ketujuh dunia, seri-seri balapan selanjutnya dipastikan akan menyuguhkan pertarungan taktik dan skill yang jauh lebih beringas.

Mari kita terus berikan kawalan dan dukungan penuh agar Veda Ega Pratama mampu tampil konsisten, mendulang poin krusial, dan terus mengibarkan nama Indonesia di panggung balap dunia!