News  

Kebun Binatang Senayan, Kritik Pedas Yusuf Blegur untuk DPR

Yusuf Blegur (IST)

Aktivis dan pengamat sosial, Yusuf Blegur, melontarkan kritik keras terhadap kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilainya telah jauh menyimpang dari amanat rakyat. Dalam pernyataannya yang berjudul “Kebun Binatang Senayan”, Yusuf menggambarkan gedung parlemen kini tak ubahnya seperti habitat margasatwa.

Menurutnya, DPR yang seharusnya menjadi tempat mulia bagi para wakil rakyat, justru telah lama berubah menjadi “stempel kekuasaan” bagi kepentingan politik dan kekuatan hukum yang seringkali tidak berpihak pada rakyat.

“Seiring waktu, secara perlahan namun pasti, mereka bertransformasi dari manusia mulia menjadi aneka binatang. Bukan dalam wujud fisik, melainkan sifat dan watak yang tergambar dari ucapan, pola pikir, dan perilaku mereka,” ujar Yusuf, Sabtu (23/8/2025).

Ia menilai, rakyat kini hanya bisa menyaksikan atraksi anggota DPR layaknya tontonan hiburan. “Dengan pelbagai atraksi dan kelucuannya, mereka tak kalah dengan penampilan badut dan hewan sirkus. Di tengah rakyat yang dicekik pajak dan kemiskinan, mereka justru sumringah dan terus meminta tambahan fasilitas,” tegasnya.

Yusuf juga menyoroti perilaku anggota dewan yang sering terekam tidur, bercanda, bahkan berjoget di ruang sidang, padahal tugas utamanya adalah menyuarakan kepentingan rakyat. “Orang-orang berpendidikan itu justru menyandang gelar pendusta, tuna etika, dan cacat moral,” imbuhnya.

Ia menutup kritiknya dengan peringatan keras bahwa DPR telah kehilangan hati nurani dan kepekaan terhadap rakyat yang diwakilinya. “Merekalah yang punya mata dan telinga tapi tak mau melihat dan mendengar keluhan rakyat. Tak ubahnya binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi,” tandas Yusuf.

Pernyataan pedas Yusuf Blegur ini menuai perhatian publik, mengingat DPR tengah menjadi sorotan dalam berbagai isu mulai dari kenaikan fasilitas anggota dewan hingga kontroversi pembahasan kebijakan yang dinilai tidak pro-rakyat.