Williams telah mengajukan hak peninjauan kembali kepada FIA atas insiden di Zandvoort antara Carlos Sainz dan Liam Lawson, yang menyebabkan pembalap asal Spanyol tersebut terkena penalti 10 detik.
Sainz dan Lawson bersenggolan saat balapan di Zandvoort dimulai kembali akhir pekan lalu, bersenggolan di Tikungan 1 setelah safety car ditarik keluar. Kedua pembalap mengalami kerusakan, dan proses pemulihan ke pitlane membuat mereka kehilangan satu lap.
Kedua pembalap saling menyalahkan. Sainz merasa sangat dirugikan karena diganjar penalti lantaran steward merasa bahwa pembalap Selandia Baru punya hak masuk ke tikungan dan as roda depan putra pereli legendaris itu tidak cukup jauh dari mobil Lawson.
Williams telah mengajukan hak untuk melakukan peninjauan ulang, yang kemudian akan dinilai jika diterima oleh FIA.
“Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah mengajukan hak peninjauan kembali kepada FIA terkait penalti Carlos di Zandvoort,” demikian bunyi pernyataan Williams. “Penting bagi kami untuk memahami bagaimana cara membalap di masa depan, dan kami berharap hasil yang positif.”
Setelah ini, Williams harus membuktikan bahwa mereka memiliki bukti baru dan cukup untuk memiliki kesempatan untuk membalikkan hasil tersebut.
Sainz mengatakan pada Kamis (4/9/2025) bahwa ia telah berbicara dengan para steward setelah Grand Prix Belanda, dan percaya bahwa ia telah berhasil meyakinkan mereka bahwa keputusan yang salah telah diambil selama balapan.
“Ya, saya mendapat kesempatan untuk berbicara dengan mereka setelah balapan. Saya berkesempatan untuk pergi dan duduk bersama mereka selama 15 menit untuk menganalisis insiden tersebut,” ujarnya.
“Dan sangat jelas bagi saya bahwa segera setelah mereka mendapatkan semua bukti, dan mereka melihat tempat-tempat yang perlu dilihat untuk mengambil keputusan yang tepat, sangat jelas bahwa saya pikir mereka menyadari bahwa mungkin keputusan yang diambil bukanlah keputusan yang terbaik.
“Sekarang kami mencoba untuk melihat apakah kami dapat menemukan bukti yang cukup dan hal-hal yang cukup untuk menyadari apakah kami dapat mengubah hasil dari penalti tersebut, karena saya masih sangat yakin bahwa itu adalah penalti yang sangat buruk yang saya terima dan keputusan yang buruk, yang dapat terjadi selama Anda memiliki kapasitas untuk meninjaunya kembali.
“Jika ada kesalahpahaman atau kurangnya bukti atau kurangnya analisis, maka masih ada waktu untuk menganalisisnya kembali, membukanya kembali, dan mengubahnya.”(Sumber)












