Media Korea Selatan ikut menyoroti kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Bahkan mereka menilai performa skuad Garuda terus menurun usai Shin Tae-yong dipecat PSSI.
Timnas Indonesia memang dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan dari Irak.
Pertandingan pamungkas Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB itu dimenangkan Irak dengan skor 1-0.
Kekalahan itu membuat Timnas Indonesia memastikan kehilangan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pasalnya, dalam laga perdana Grup B, skuad Garuda juga menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Dua kekalahan beruntun ini membuat Timnas Indonesia finis di posisi juru kunci Grup B, meski laga terakhir antara Arab Saudi Vs Irak baru bergulir 14 Oktober 2025.
Hasil ini membuat harapan skuad Garuda tampil dalam ajang empat tahunan yang bakal bergulir di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pupus.
Kegagalan Timnas Indonesia ini menjadi sorotan banyak pihak, termasuk media Korea Selatan yang selama ini mengikuti Timnas Indonesia.
Korea Selatan menjadi salah satu negara yang selalu mengikuti perjalanan Timnas Indonesia yang berjuang menuju Piala Dunia 2026.
Pasalnya, sebelumnya Timnas Indonesia dilatih oleh juru taktik asal Korea Selatan Shin Tae-yong.
Untuk itu, saat tim Merah Putih memulai perjuangan menuju Piala Dunia sejak putaran pertama pada 12 Oktober 2023 lalu tak sedikit media Korea Selatan yang mengikuti Timnas Indonesia.
Bahkan setelah Shin Tae-yong dipecat oleh PSSI pada 6 Januari 2025 lalu, mereka masih terus mengikuti perkembangan Timnas Indonesia.
Oleh karena itu, setelah Jay Idzes dan kawan-kawan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 ini pun mereka ikut menyorotinya.
Media Korea Selatan Sports Donga bahkan melaporkan artikel soal kegagalan Timnas Indonesia setelah PSSI memecat Shin Tae-yong.
Dalam laporannya, mereka bahkan menyebut Timnas Indonesia terus menurun performanya setelah ditinggal Shin Tae-yong.
Padahal sebelumnya asal lolos ke Piala Dunia 2026 sangat terbuka dengan deretan pemain bagus yang dimiliki skuad Garuda.
Mereka melaporkan bahwa dalam laga melawan Irak, sebenarnya Timnas Indonesia menguasai permainan dibandingkan Irak.
Namun, tim yang diperkuat banyak pemain yang berkarier di Eropa seperti Kevin Diks (Borussia Mochengladbach), Joey Pelupessy (Lommel), Jay Idzes (Sassuolo), Calvin Verdonk, hingga Dean James (Go Ahead Eagles) tersebut harus mengakui kekalahan dari Irak.
Setelah kekalahan ini, media Korea Selatan ini menilai performa Timnas Indonesia mengalami penurunan.
“Performa Timnas Indonesia terus menurun sejak berpisah dengan pelatih Shin Tae-yong pada Januari tahun ini,” tulis Media Korea Selatan, Sports Donga, dikutip BolaSport.com, Minggu (12/10/2025).
“Penggantinya, pelatih asal Belanda Patrick Kluivert yang belum memiliki rekam jejak prestasi sebagai pelatih dinilai sebagai keputusan keliru.”
Ini karena dalam statistik Shin Tae-yong dinilai lebih bagus dalam catatan dibandingkan Patrick Kluivert.
Dalam statistik Transfermarkt, Shin Tae-yong tercatat telah memimpin 57 pertandingan dengan catatan meraih 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kali kalah.
Selama Shin Tae-yong menukangi Timnas Indonesia juga tercatat telah mencetak 106 gol dengan 75 kali kebobolan.
Dengan catatan dalam enam laga awal memimpin skuad Garuda, Shin Tae-yong tercatat dua kali menang, satu kali imbang, dan tiga kali kalah, dan kala itu ia masih mengandalkan banyak pemain lokal.
Sementara itu, Patrick Kluivert yang disebut sudah mengandalkan banyak pemain berkualitas seperti Jay Idzes hingga Calvin Verdonk memiliki catatan kurang bagus.
Ini karena mantan penyerang Barcelona tersebut baru hanya mencatatkan dua kali kemenangan dengan empat kali kekalahan dalam enam laga yang dipimpinnya.
Bahkan dalam enam laga ini, selama Patrick Kluivert memimpin Timnas Indonesia tercatat lima kali mencetak gol dan 15 kali kebobolan.
Situasi ini yang membuat media Korea Selatan menyebut performa Timnas Indonesia menurun setelah Shin Tae-yong dipecat.
“Di bawah asuhan Kluivert, Timnas Indonesia mencatat tiga kemenangan, 1 hasil imbang, dan empat kekalahan, termasuk kalah dari Irak,” tulis Sports Donga.
“Sebagai pembanding, Shin Tae-yong mencatat 24 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 14 kekalahan sejak menangani tim pada 2020.”(Sumber)












