Ketika Tokoh Perubahan, Anies Baswedan menjadi perbincangan saat bertemu Putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo seusai Shalat Idul Fitri di lapangan Masjid al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengingatkan peristiwa serupa. Idul Fitri tahun 2025/1446 Hijriah.
Kala itu, Didit Prabowo atau Didit Hediprasetyo bersilaturrahmi ke Teuku Umar. Rumahnya Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri. Spekulasi pun berkembang. Didit Hediprasetyo dianggap “pintu” bakal bertemunya Presiden Prabowo dengan Megawati Soekarnoputri.
Benar saja. Tak berselang lama dari silaturrahmi Didit Hediprasetyo ke rumah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tanggal 7 April 2025 Presiden Prabowo sowan ke Teuku Umar, kediaman Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.
Demikian pula dengan pertemuan Anies Baswedan dan Didit Hediprasetyo di Idul Fitri tahun 2026 yang sempat selfie bersama keluarga Anies Baswedan dan menjadi perbincangan hangat di Hari Raya Idul Fitri.
Terlepas apakah pertemuan itu disengaja atau spontanitas. Setidaknya publik berharap kedua tokoh nasional itu yang sempat bersatu di Pilkada Jakarta tahun 2017 dapat bertemu kembali.
Apalagi pasca dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo belum pernah bertemu secara khusus dengan mantan rivalnya di Pilpres 2024, Anies Baswedan.
Malah mantan calon wakil presidennya Anies, Muhaimin Iskandar menjadi menterinya Prabowo. Demikian pula dengan mantan calon wakil presidennya Ganjar Pranowo, Mahfud MD bergabung dalam Tim Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo.
Bahkan Megawati Soekarnoputri sudah empat kali bertemu Presiden Prabowo pasca 20 Oktober 2024. Terakhir beberapa hari menjelang Idul Fitri tahun 2026. Tepatnya, 19 Maret 2026 di Istana Presiden.
Tidak berlebihan bila banyak pihak berharap adanya pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Anies Baswedan. Sekadar berdiskusi untuk Indonesia yang lebih baik.
Anies Baswedan dinilai masih mempunyai dukungan ril dari rakyat. Bahkan elektabilitas Anies Baswedan menempati urutan kedua setelah Presiden Prabowo.
Anies Baswedan meski tak menjadi pejabat publik. Popularitas dan elektabilitas Anies Baswedan masih bisa bertahan ditengah ketatnya persaingan menuju 2029. Anies Baswedan masih memiliki magnet suara untuk kembali berlaga di Pilpres 2029.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Anies Baswedan dinilai dapat menciptakan suasana teduh ditengah ancaman geopolitik global dan ancaman krisis di tahun 2026.
“Sinyal” bakal adanya pertemuan itu memantik spekulasi publik. Apalagi putra tunggal pasangan Presiden Prabowo dengan Siti Hediati Hariyadi, lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto pernah menjadi “jembatan” pertemuan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dengan Presiden saat ini, Prabowo Subianto yang tak lain Bapaknya Didit Hediprasetyo.
Jakarta, 9 Syawal 1447/29 Maret 2026
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis












