Dosen Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Tangerang, Mirza Shahreza mendesak pemerintah untuk mengaudit seluruh lahan-lahan di kawasan Senayan, termasuk keberadaan lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima.
Mirza mengatakan secara sederhana, langkah pemerintah mengambil alih eks Hotel Sultan memang bagus, tapi jangan sampai terkesan tebang pilih dengan membiarkan kawasan eksklusif lain di Senayan, seperti golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club yang dikaitkan dengan keluarga pejabat aktif, lolos dari pemeriksaan.
“Hal ini sangat rawan memunculkan konflik kepentingan, sehingga audit total terhadap seluruh penguasaan lahan di Senayan sangat mendesak untuk segera dilakukan,” kata Mirza kepada Inilah.com, Jumat (19/6/2026).
Mirza menambahkan, pemerintah wajib membuktikan ketegasannya dengan memastikan kawasan Senayan tidak dijadikan kavling pribadi oleh segelintir elite politik. “Melainkan benar-benar ditertibkan agar aset negara tersebut bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pemasukan negara dan kepentingan masyarakat luas,” katanya lagi.
Asal tahu saja, Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club diketahui merupakan usaha yang pernah diperkenalkan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan. Nama ‘Ottolima’ disebut merujuk pada kedekatan pribadi Otto dengan angka lima dalam perjalanan hidupnya.
Sementara, dalam proses pengosongan eks Hotel Sultan, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengamankan seluruh aset negara.
“Aset ini harus dimanfaatkan oleh sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” ujar Bambang.
Menurutnya, pemanfaatan lahan-lahan di bawah kendali pemerintah harus dialokasikan secara optimal demi memberikan dampak positif dan kesejahteraan yang maksimal bagi masyarakat luas.
Dia jug mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan agar aset-aset pemerintah yang selama ini dikuasai pihak lain dikembalikan ke bawah kontrol negara dan pemerintah.(Sumber)












