News

Mitos Bakal Lengser, Pramono Anung Larang Jokowi ke Kediri

0
Pramono Anung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditengarai tidak akan datang Kediri untuk meresmikan pembangunan bandar udara. Sebab Jokowi telah disarankan untuk tidak berkunjung ke Kediri.

Dalam kunjungan ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri Sabtu (15/2/2020), Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan dirinya termasuk salah satu orang yang mengutarakan saran itu.

“Pak Kiai, terus terang saya termasuk yang menyarankan Pak Presiden tidak ke Kediri. Saya yang menyarankan,” kata Pramono dalam sambutan di Ponpes Lirboyo Kota Kediri.

Pramono khawatir kedatangan Jokowi ke Kediri akan mempengaruhi kelangsungan kekuasaan (Presiden) yang diembannya.

Pramono mengingatkan pada peristiwa Gus Dur (lengser) yang terjadi sepulang dari kunjungan  ke Lirboyo, Kota Kediri.

“Karena saya masih ingat, ini mau percaya atau enggak. Gus Dur kondur (pulang) dari Lirboyo tidak begitu lama gonjang ganjing di Jakarta,” kata Pramono.

Namun hal itu bagi Pramono tidak jadi masalah karena Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin bisa menggantikanya. “Tapi kalau Pak Wapres biasanya gak papa,” kata dia.

Bahkan jika diinginkan kehadiran menteri dalam acara musyawarah nasional himpunan alumni santri Lirboyo yang ke 4 dan Reuni Akbar ke 6, Pramono sanggup menghadirkan.

“Pak Kiai tinggal minta menteri siapa yang diundang dan saya akan membikin surat atas nama presiden,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Pramono yang asli dari Kediri itu juga mengatakan dirinya yang pertama kali menginisiasi rencana pembangunan bandara baru di Kediri.

Dia berharap pembangunan bandara yang ground breakingnya (peletakan batu pertama) direncanakan April 2020, bisa segera berjalan. Sisa pembebasan lahan yang tinggal sedikit bisa segera tuntas.

“Saya yang menginisiasi rencana awal pembangunan bandara baru. Mumpung ada di dalam pemerintahan dan kebetulan disambut Pak Menteri Perhubungan,” kata dia.

Menurut Pramono Anung, kepada dirinya menteri Perhubungan mengatakan, jika pembangunan bandara Kediri bisa dimulai tahun ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2022.

Bandara yang berdiri di wilayah empat desa dan tiga Kecamatan di Kabupaten Kediri itu (Banyakan, Grogol dan Tarokan) kata Pramono akan menjadikan Kediri sebagai sentra pertumbuhan ekonomi baru.

Keberadaan bandara yang ongkos pembangunannya berasal dari PT Gudang Garam Tbk sepenuhnya itu akan semakin mendekatkan wilayah Blitar, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk dan Jombang dengan Kediri.

“Kalau bisa dibangun (bandara) akan menjadikan Kediri sebagai sentra pertumbuhan ekonomi baru,” jelas dia.

Kedatangan Sekretaris Kabinet Pramono Anung ke Kediri dalam rangka peresmian gedung Rusunawa Hidayatul Mubtadiin Ponpes Lirboyo.

Kehadiran Pramono Anung didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PU PR M Basuki Hadi Moeljono, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Sekda Kabupaten Kediri dan jajarannya. {sindonews}

Rugi Hingga Rp.285 Miliar Akhir 2019, Indosat Pecat 677 Karyawannya

Previous article

Bupati Jember Sambangi Korban Banjir, Usai Diliput Bantuan Ditarik Lagi

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *