News  

Paket Bansos Warga DKI Selama PSBB Senilai Rp.149.500 Dikirim Per Minggu

Bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak Covid-19 di DKI dikirim empat kali dengan total nilai Rp 598.000. Bansos yang telah didistribusikan dan dikemas oleh Perumda Pasar Jaya itu senilai Rp 149.500 per paket. Bansos itu berasal dari dana Belanja Tak Terduga (BTT) APBD DKI Jakarta 2020.

“Nantinya menyesuaikan kondisi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala BesarO ke depan. Sementara ini, Pemprov merencanakan akan melakukan pengiriman sebanyak empat kali.

(Bansos) itu dari anggaran BTT dengan nilai paket sebesar Rp 149.500. Sehingga kalau dikalikan 4, jumlah yang diterima warga menjadi Rp 598.000,” kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Mujiyono mengatakan, DPRD DKI Jakarta memastikan, pendistribusian bantuan sosial (bansos) tahap I berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Pihaknya mengungkapkan, bansos dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial akan disalurkan setelah pendistribusian bansos tahap I ini selesai.

“Sumber dana Bansos ini adalah APBD dan APBN. Tapi, berdasarkan informasi Asisten Perekonomian yang saya terima, pendistribusian bansos tahap I ini berasal dari dana APBD.”

“Baru untuk tahap selanjutnya, rencananya mulai 20 April akan disalurkan bantuan pangan dari Pemerintah Pusat (Kementerian Sosial) karena masih pembahasan,” ujar Mujiyono.

Mujiyono juga memastikan, sisa anggaran BTT tetap akan digunakan untuk cadangan jika penerapan PSBB diperpanjang. Namun, kata dia, realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 ini belum pernah dibahas sedikitpun dengan DPRD DKI Jakarta.

“Data penerima¬†by name by address¬†memakai data bantuan sosial eksisting. Yang selama ini sudah dimiliki yaitu daftar penerima KJP Plus, Program Pangan Murah, Kartu Lansia,

Kartu Disabilitas, PBI BPJS, Kartu Pekerja juga dari data sektoral yg terdampak. Semua sudah dicek silang dengan data NIK dan KK untuk menghindari penerimaan dobel,” ungkap Mujiyono.

Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan, pihaknya menargetkan 1,2 juta KK penerima Bantuan Sosial (bansos) untuk warga miskin dan rentan miskin terdampak Covid-19 di Ibu Kota.

Distribusi bansos tersebut telah dilakukan sejak Kamis, 9 April 2020, setiap hari sampai dengan 23 April 2020 mendatang.

“Bantuan sosial pada hari ini, Selasa, 14 April 2020, didistribusikan di 18 Kelurahan di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu dengan total paket yang didistribusikan sebanyak 78.754 paket,” tegasnya.

Menurutnya, bansos itu berupa paket sembako dan dipastikan tidak ada pemberian berupa uang tunai di dalamnya. Bantuan yang didistribusikan tersebut langsung diantar ke rumah warga.

Sehingga, tidak ada warga yang berkumpul untuk mengambil bantuan, agar meminimalisasi potensi penularan Covid-19.

“Program ini berlangsung dua pekan selama masa PSBB diberlakukan. Program bansos ini bersumber dari realokasi anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta.”

“Bagi masyarakat yang ingin menanyakan terkait program bansos dapat menghubungi call center Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta di nomor 4265115,” pungkas Catur. {beritasatu}