UEFA Izinkan 5 Pergantian Pemain di Liga Champions dan Liga Eropa 2020-2021

Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) telah mengonfirmasi bahwa klub-klub akan diizinkan untuk melakukan lima pergantian pemain di ajang Liga Champions musim 2020-2021. Bukan hanya itu, Liga Eropa dan beberapa kompetisi lainnya juga mendapat izin hal yang serupa.

Komite Eksekutif UEFA telah bertemu pada Kamis 24 September 2020 untuk memutuskan berbagai masalah pada musim 2020-2021. Salah satu keputusan yang dibuat tentang jumlah pergantian pemain yang sempat menjadi pertanyaan besar.

Sebab jika berkaca pada akhir musim lalu, UEFA membuat keputusan dengan mengizinkan klub melakukan pergantian hingga lima pemain. Hal itu terjadi imbas adanya pandemic Covid-19 yang terjadi beberapa bulan lalu.

Kini, setelah melalui berbagai pertimbangan, aturan tentang pergantian lima pemain pun diperpanjang. UEFA mengatakan bahwa padatnya jadwal musim 2020-2021 menjadi alasan utama bagi mereka untuk memperpanjang aturan tersebut. Tetapi, aturan tersebut akan dimulai dari fase grup.

Aturan lima pergantian pemain ini tidak hanya berlaku untuk ajang Liga Champions dan Liga Eropa. Beberapa turnamen juga akan mendapat jatah ini seperti babak playoff kualifikasi Piala Eropa 2021, kualifikasi Piala Eropa Wanita, fase grup UEFA Nations League, dan Liga Champions Wanita.

“Komite Eksekutif UEFA memutuskan untuk mengizinkan lima pergantian pemain untuk seluruh pertandingan di UEFA Nations League, Playoff Piala Eropa, Kualifikasi Piala Eropa Wanita, Liga Champions dan Liga Eropa sejak fase grup, dan Liga Champions Wanita, hingga akhir musim,” bunyi pernyataan UEFA, Jumat (25/9/2020).

“Ini dilakukan untuk mengurangi beban pemain yang disebabkan oleh jadwal pertandingan internasional yang padat pada musim 2020-2021 imbas dari pandemi Covid-19,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, UEFA juga memutuskan untuk memperpanjang jadwal pertandingan internasional (Timnas) pada Maret dan September 2021. Jika sebelumnya ada dua pertandingan, maka ini memungkinkan untuk adanya tiga laga.

Keputusan ini diambil untuk memulihkan tanggal yang hilang karena pembatalan pada Maret 2020 dan penundaan Piala Eropa 2020. Hal ini pun sudah dikomunikasikan dengan Asosiasi Klub Eropa dan Liga-Liga Eropa.

Hal lainnya adalah format UEFA Youth League juga akan mengalami perubahan. Jika sebelumnya berformat fase grup, maka kali ini akan berganti dengan sistem gugur. Kompetisi akan dimulai pada babak 64 besar. {okezone}