Politik

HUT Ke-56 Partai Golkar Di Mata Anggota Dewan Pakar, Efin Nurtjahja

0

Tanggal 20 Oktober 2020 mendatang, Partai Golkar bakal memasuki usianya yang ke-56. Di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 ini, Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Efin Nurtjahja G. Soehada punya harapan khusus bagi Partai Golkar yang dicintainya ini.

Bagi Efin, sangat menarik mengamati bagaimana Partai Golkar dilahirkan pada tahun 1964. Menurutnya, Sudah selayaknya setiap insan dan kader Partai Golkar paham bagaimana partai ini berdiri.

Kelahirannya tak lepas dari anteseden sejarah keberadaan partai lain yang berideologikan komunis, yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Tak dapat dipungkiri pula, keterlibatan TNI AD lekat dengan terbentuknya Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 20 Oktober 1964 yang dibangun untuk menandingi pengaruh partai lain tersebut. Dalam perjalanan waktunya, paska masa reformasi, Sekber Golkar bertransformasi menjadi Partai Golkar.” tutur Efin.

Menilik lanskap perpolitikan Indonesia paska reformasi, menurut aktivis perempuan asal Lampung ini, Partai Golkar semakin mendapatkan ‘partners’ berkontestasi.

“Percaturan politik menjadi lebih ‘seru’. Arena menjadi sangat kompetitif. Pada Pemilihan Umum Legislatif 2019 ada 20 partai bertarung di lapangan yang tidak menjadi lebih luas.” ungkap Efin.

Efin beranggapan semua organisasi yang sehat, pasti ingin unggul dan menang dalam setiap pertarungan yang dihadapi.

“Dalam ilmu manajemen stratejik saat organisasi menghadapi dunia yang (sangat) kompetitif, maka tidak ada cara lain selain memperhatikan kekuatan internal organisasi dan mempelajari dengan seksama kekuatan kompetitor yang bermain di arena yang sama.” kata Efin.

Artinya, Efin melanjutkan, penguatan kekuatan internal organisasi adalah vital dan mengetahui kekuatan kompetitor adalah wajib. Diperlukan kekuatan intelijen untuk mengintip kelebihan dan kekurangan kompetitor.

Setiap organisasi yang sehat akan memainkan kekuatan elegansi, pengalaman, dan kelebihan-kelebihan para anggotanya untuk menyatukan segala daya mereka guna mengkonvergensikan upaya untuk kemenangan organisasi.

“Sikap ‘die hard’ para anggotanya hanya mungkin terbentuk melalui upaya-upaya masif yang sengaja didisain sedemikian rupa dan cerdik. Sesuatu yang sangat ‘artful’.” tutur Efin.

Sebagai kader partai, Efin yakin semua cinta Partai Golkar dan menginginkan partai berlambang beringin yang kaya makna baik ini semakin disayang dan menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Kelebihan hubungan historis saat berdirinya perlu dijalin lembut dan dikuatkan kembali.

“Sehingga kemudian bila Partai Golkar menjadi pemenang di era mana pun, akan menjadi alamiah saja adanya. Viva Partai Golkar! Selamat HUT Ke-56, Dirgahayu!” kata istri politisi Golkar, Agusman Effendi ini.

Tak lupa, Efin juga mengucapkan HUT Ke-4 Kepada portal berita Golkarpedia dan mempersembahkan sebait puisi untuk seluruh redaksi maupun pembaca.
“News itu adalah dunianya.
Menyeleksi peristiwa itu tujuannya.
Mengangkat fakta itu kemauannya.
Memaknai peristiwa itu kehebatannya.
Menyebar berita cerdas itu keahliannya.
Mencerdaskan pembaca itu maksudnya.
Selamat ulang tahun Golkarpedia ke-4.
Panjang usia, sukses selalu!
Dirgahayu Golkarpedia!” pungkasnya.

Seperti kita ketahui bersama, Sekber Golkar lahir tanggal 20 Oktober 1964 dan menjadi peserta pemilu pertama kalinya di tahun 1971.

Kala reformasi, partai berideologi karya kekaryaan ini berubah jadi partai politik hingga kini. HUT Golkar pada 20 Oktober ini bersamaan dengan HUT portal berita kesayangan kita semua Golkarpedia. [Golkarpedia]

HUT Ke-56, Adde Rosi: Kader Golkar Bersatu Menangkan 60 Persen Pilkada

Previous article

Ini Harapan Bupati Luwu Utara di HUT Ke-56 Partai Golkar

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *