Bulutangkis

Ada Nama Peraih Emas SEA Games 2013, Bellaetrix Manuputty di Pusaran Kasus Edhy Prabowo

0

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, disebut-sebut berkawan dekat dengan mantan pebulutangkis nasional, Bellaetrix Manuputty. Keduanya akrab karena beberapa kali main badminton bareng.

Pengacara Edhy Prabowo, Soesilo Aribowo, menyatakan kliennya memang berkawan dengan beberapa pebulutangkis putri. Sebab Edhy disebut memang gemar bermain badminton.

Soesilo bahkan menyebut ada 2 atlet bulu tangkis yang kerap bermain dengan Edhy. Salah satunya Bellaetrix yang pernah meraih medali emas tunggal putri di SEA Games 2013, Myanmar.

“Namanya dua orang tadi saya lupa siapa tadi, Bella (Bellaetrix Manuputty) salah satunya, kemudian salah satunya lagi saya lupa, ada dua, sering bermain lah, artinya olahraga, ya,” kata Soesilo usai mendampingi Edhy menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (30/12).

Soesilo menyatakan Edhy sudah berteman dengan 2 pebulutangkis tersebut sejak lama, sebelum menjadi Menteri KP.

Kedakatan ini juga mencuat saat muncul dugaan adanya aliran suap kasus izin ekspor benih lobster menjerat Edhy Prabowo kepada sejumlah pihak. Termasuk kepada beberapa perempuan.

Namun terkait adanya dugaan aliran dana kepada para pebulutangkis tersebut, Soesilo belum dapat mengkonfirmasi.

“Itu memang berkawan sama Pak Edhy berkawan sebelum jadi menteri, beliau kan suka badminton, itu saja. Belum banyak hal terkonfirmasi,” kata Soesilo.

Hal yang sama juga disampaikan Soesilo terkait dugaan aliran dana terkait Edhy Prabowo kepada sejumlah perempuan. Ia menyatakan hal tersebut masih belum terkonfirmasi.

“Iya sama itu. Itu kan info-info yang apa namanya kita belum dapat konfirmasinya,” ucapnya.

kumparan sudah mencoba menghubungi Bellaetrix untuk meminta konfirmasi. Namun, pesan singkat yang dikirim belum dibalas.
Muncul Nama Pebulu Tangkis Bellaetrix Manuputty di Pusaran Kasus Edhy

Sebelumnya, sumber kumparan yang mengetahui aliran dana itu, diduga Edhy membelikan beberapa perempuan mobil dan menyewakan apartemen.
Sedangkan dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 7 tersangka.

Sebagai tersangka penerima suap adalah Edhy Prabowo; Eks Staf Khusus Menteri KP, Safri; Eks Staf Khusus Menteri KP, Andreau Pribadi Misanta; Pengurus PT Aero Citra Kargo, Siswadi; Staf istri Menteri KP, Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin.

Sementara, tersangka pemberi suap adalah Direktur PT Dua Putra Perkasa, Suharjito.

Edhy Prabowo diduga melalui staf khususnya mengarahkan para calon eksportir untuk menggunakan PT Aero Citra Kargo bila ingin melakukan ekspor. Salah satu adalah perusahaan yang dipimpin Suharjito.

PT Aero Citra Kargo diduga merupakan satu-satunya forwarder ekspor benih lobster yang sudah disepakati dan direstui Edhy Prabowo. Para calon eksportir kemudian diduga menyetor sejumlah uang ke rekening perusahaan itu agar mendapatkan izin ekspor.

Uang yang terkumpul diduga digunakan untuk kepentingan Edhy Prabowo, salah satunya untuk keperluan belanja barang mewah saat berada di Hawaii, Amerika Serikat.

Ia diduga menerima uang Rp 3,4 miliar melalui kartu ATM yang dipegang staf istrinya. Selain itu, ia juga diduga pernah menerima USD 100 ribu yang diduga terkait suap.

Adapun total uang dalam rekening penampung suap Edhy Prabowo mencapai Rp 9,8 miliar.  KPK juga telah menyita 5 mobil, uang senilai Rp 16 miliar dan 9 sepeda. {kumparan}

Carlos Checa Sebut Valentino Rossi Sulit Untuk Menang Balapan Lagi

Previous article

Ini 7 Poin Keputusan Pemerintah Terkait Pelarangan Front Pembela Islam

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *