Hiburan

Ruben Onsu Murka Betrand Peto Sering Dimintai Uang Oleh Keluarganya di NTT

0

Ruben Onsu belum lama ini berbincang dengan ibu kandung Betrand Peto, Vivi. Video perbincangan mereka diunggah ke kanal YouTube The Onsu Family.

Dalam kesempatan itu, Ruben sempat menunjukkan isi pesan dari salah satu keluarga Betrand di NTT. Orang tersebut membahas kehidupan Betrand yang mewah di Jakarta, namun seolah-olah melupakan keluarga aslinya di desa.

Ruben merasa geram saat membaca isi pesan tersebut. Apalagi, orang itu mengatakan bahwa Betrand tak mau membelikannya pulsa.

“Saya harus kasih tahu (pesan) ini. Kalau kalian kangen, cinta dengan anak ini, telepon dengan, ‘Hai, Etan. Kami rindu.’ Jangan ujung-ujungnya (ada maunya),” ucap pria berusia 37 tahun itu.

Ruben Onsu mengatakan bahwa selama ini keluarga Betrand baru menghubungi remaja berusia 16 tahun tersebut ketika mereka memiliki keinginan. Ia menganggap keluarga Betrand tak pernah menghubungi anaknya dengan tulus.

“Saya sedih. Setiap (keluarga) telepon, ada ujungnya. Anak saya ini bukan sapi. Sebutir garam saya haramin Betrand beli untuk perlengkapan dapur saya. Saya tidak perlu. Ini bukan bekal dia besar nanti,” tegas Ruben.

Pembawa acara Brownis itu menyebut dirinya selalu meminta Betrand untuk menghormati ayah dan ibu kandungnya. Akan tetapi, Ruben meminta ibu Betrand untuk tak mempermasalahkan hal sepele, apalagi hanya karena masalah pulsa.

“Saya ingin anak saya terdidik. Tapi, jangan ada embel-embelnya. Perkara minta pulsa? Pertanyaan saya, ibu dan bapak masih punya tangan dan kaki sehat?

Mata sehat? Hidung sehat? Mulut sehat, ya? Masih bisa bekerja? Selesai. Apa bisa orang tua minta ke anak yang masih kecil, sementara dia masih bisa bekerja,” kata Ruben.

Ibu kandung Betrand Peto tak banyak bicara. Ia hanya mengiyakan pertanyaan Ruben dengan pelan sambil meneteskan air mata. {kumparan}

Setor Rp.4 Triliun, Grab Resmi Jadi Investor Baru Emtek. Ovo Dan Dana Merger?

Previous article

Format Baru Liga Champions Musim 2024-2025 Diluncurkan, Tiru Liga Super Eropa?

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *