News  

Sambut Idul Adha, Muhammadiyah Ajak Masyarakat Terus Ikhtiar dan Munajat Pada Allah

Hari Raya Idul Adha hanya tinggal beberapa hari lagi. Namun, sebagian wilayah di Indonesia yang menjalani PPKM Darurat tidak bisa menjalani sholat Idul Adha seperti biasanya.

Terkait perayaan Idul Adha, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengeluarkan Edaran. Edaran tersebut mengatur tentang tata cara peribadatan Idul Adha di rumah, takbiran, hingga kurban.

Selain itu, edaran tersebut juga mengajak warga Persyarikatan untuk terlibat aktif mencegah persebaran pandemi dengan menumbuhkan kepedulian dan empati kepada tenaga kesehatan, para korban terpapar, korban meninggal hingga mereka yang terdampak secara ekonomi.

“Ini yang perlu menjadi perhatian kita. Maka di poin tujuh itu kami, bagaimana warga Muhammadiyah diajak lebih mengedepankan bagaimana menyelesaikan persoalan pandemi ini,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dikutip Galamedia dari laman Muhammadiyah, Kamis 8 Juli 2021.

Selain aktif dalam melawan pandemi Covid-19, Edaran tersebut juga mendorong warga Muhammadiyah agar lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui beribadah di rumah masing-masing.

“Kita sekarang harus terus dihadapkan pada persoalan yang berat ini. Dan kita memang tidak tahu persis kapan pandemi ini berakhir, tetapi kewajiban kita itu kan ikhtiar semaksimal mungkin agar apa yang kita hadapi didengar oleh Allah yang Maha Rahman, Maha Rahim dan kemudian menurunkan kasih sayang-Nya sehingga kita berikhtiar,” ujar Haedar Nashir.

“Maka tentu kita menjadi golongan yang al mujahiduuna (orang yang bersungguh-sungguh),” sambungnya.

Kemudian di edaran nomor satu, ketua Muhammadiyah tersebut mengharapkan masyarakat untuk tetap munajat kepada Allah SWT.

Para anggota, kader, dan pimpinan Muhammadiyah terus munajat dan bersama-sama meminta keselamatan pada Allah SWT di setiap sholatnya.

“Saya pikir kalau jutaan kaum muslimin dan (umat) empat beragama itu terus munajat kepada Allah, langit akan penuh dengan doa dan ini mesti kita hidupkan dan kita yakin bahwa kalau munajat kita kuat kepada Allah, Allah akan mendengar,” tutupnya. {galamedia}