Harga Saham Ferrari Melonjak Drastis Usai Umumkan Rekrut Lewis Hamilton Untuk F1 2024

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Motorsport.com, Hamilton akan segera diumumkan sebagai pembalap Ferrari mulai tahun 2025 setelah menyetujui peralihan yang mengejutkan dari Mercedes.

Pengumuman resmi tentang kepergiannya dari pabrikan Jerman untuk bergabung dengan skuat Maranello bersama Charles Leclerc dapat dilakukan paling cepat pada Kamis malam.

Motorsport.com memahami bahwa staf Mercedes telah diberitahu tentang perkembangan tersebut dalam pertemuan pabrik di Brackley pada Kamis sore, yang dipandu oleh bos Toto Wolff dan direktur teknik James Allison.

Mercedes sekarang perlu merenungkan apa yang akan dilakukannya dalam jangka panjang untuk menggantikan Hamilton, dengan target yang jelas seperti Lando Norris dan Leclerc yang sudah dikontrak di tempat lain.

Baik Ferrari maupun Mercedes belum memberikan komentar resmi mengenai perkembangan seputar Hamilton, yang telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh F1.

Namun dampak yang lebih luas dari keputusan Hamilton telah terlihat jelas bagi dunia yang lebih luas dengan nilai perusahaan Ferrari yang meroket saat Bursa Saham New York dibuka.

Di balik pernyataan positif mengenai pendapatan dan pendapatan inti, dengan pendapatan sebelum EBITDA yang diantisipasi akan tumbuh menjadi 2,64 miliar dolar (sekira Rp4,5triliun) tahun ini dengan orderbook yang sehat, terdapat perubahan besar pada harga sahamnya.

Setelah menutup perdagangan Rabu dengan harga saham 346,78 dolar, setelah pembukaan pada hari Kamis, harga saham Ferrari meroket ke level tertinggi 384,00 dolar, dan diperkirakan akan naik lebih tinggi lagi sepanjang hari.

 

Hal ini membuat Ferrari diperkirakan memiliki kapitalisasi pasar sebesar 69,12 miliar dolar – yang jauh lebih tinggi dari 62,4 miliar dolar pada penutupan perdagangan Rabu.

Peningkatan nilai perusahaan sebesar hampir 7 miliar dolar merupakan mosi percaya yang sangat besar terhadap keputusan Ferrari untuk mengejar Hamilton, dan menandai titik tertinggi dalam harga saham pabrikan sportscar Italia tersebut di NYSE.

Harga saham Ferrari saat ini jauh lebih tinggi dari harga terendahnya dalam 12 bulan terakhir, yaitu 252,17 dolar. Tahun lalu, Hamilton menandatangani kontrak jangka panjang dengan Mercedes yang mencakup musim 2024 dan 2025, namun kini tampaknya musim kedua hanya menjadi pilihan.

Diketahui bahwa Hamilton telah mengaktifkan klausul keluar yang akan memungkinkannya untuk bergabung dengan Ferrari pada 2025 sebagai pengganti Carlos Sainz, yang kontraknya saat ini akan berakhir tahun ini.(Sumber)