Reliji  

7 Adab Saat di Dalam Kamar Mandi Yang Perlu Diketahui

Syariat Islam mengajarkan kepada umatnya bagaimana adab berada di kamar mandi, sebab di kamar mandi tidak boleh menyebut nama Allah, dan juga menjadi sarang dari keburukan, maka untuk memasukinya memerlukan adab yang baik.

Adab berada di kamar mandi mesti dipraktikan setiap saat selama masih hidup. Untuk itu penting mengajarkan kepada anak-anak mengenai adab tersebut. Hal ini juga membuktikan bahwa Islam adalah agama yang beradab dan mengedepankan adab.

Mengutip buku What Are Thoharoh And Adab? yang ditulis Endang Switri, M.Pd.I. dkk dijelaskan bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Ibaratnya ilmu akan seperti kayu bakar yang tidak akan bisa digunakan tanpa adanya adab. Tanpa adab juga ilmu tidak akan memberikan makna.

“Ilmu tanpa adab bagaikan api tanpa bahan bakar, sedangkan adab tanpa ilmu bagaikan roh tanpa badan” (Al Khatib Al Baghdadi, Al Jami’ li Akhlaq ar Rawi wa Adab As Sami’, tahqiq DR Mahmud Ath Thahhan 1/80).

Adab Berada di Kamar Mandi
Mengutip buku Membangun Akhlak dengan Mengamalkan Hadits, Adab, & Doa karya Bagas Wahyudi disebutkan ada 5 adab ketika memasuki kamar mandi, yaitu:

1. Berdoa Sebelum Masuk
Dari Imam al-Tirmidzi dari Sayyidina Ali, dia berkata bahwa Nabi bersabda:

“Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan “bismillah”.

Doa Masuk Kamar Mandi

اللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Arab-latin: Allāhumma innī a’ūżu bika minal-khubuṡi wal khabā’iṡi/

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan setan perempuan.”

2. Mendahulukan Kaki Kiri
Meskipun Rasul sangat suka mendahulukan yang kanan, saat masuk kamar mandi, kita harus mendahulukan kaki kiri. Ini karena kamar mandi adalah tempat yang kotor, dan masuk dengan kaki kiri melambangkan keadaan kotor. Sebaliknya, saat keluar dari kamar mandi, kita telah bersih, sehingga mendahulukan kaki kanan.

3. Tidak Berlama-lama
Salah satu godaan setan adalah berlama-lama di kamar mandi, karena tempat ini adalah rumah setan yang suka menggoda manusia untuk berlama-lama di sana.

4. Tidak Berzikir/Berbicara
Rasulullah SAW mencontohkan untuk diam saat berada di kamar mandi, termasuk tidak berzikir atau menjawab salam. Ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang tidak menjawab salam saat buang air kecil. “Ada seseorang yang melewati Rasulullah SAW dan beliau sedang kencing. Ketika itu, orang tersebut mengucapkan salam, namun beliau tidak membalasnya.” (HR Muslim).

5. Berdoa Sesudah Keluar Kamar Mandi
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk membaca doa setelah keluar dari kamar mandi, sebagaimana dianjurkan sebelum memulai aktivitas lainnya.

Doa Keluar Kamar Mandi

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

Arab-latin: Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.

Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

Selain itu, Arfiani dalam buku Buku Pintar 50 Adab Islam menyebutkan adab lainnya ketika berada di kamar mandi.

6. Tidak Telanjang dan Menunjukkan Aurat
Seseorang wajib menutup auratnya dari pandangan orang lain saat mandi, terutama jika berada di tempat pemandian umum. Paha termasuk dalam aurat yang harus ditutup.

7. Wanita Dilarang untuk Memasuki Tempat Pemandian Umum
Bagi wanita sebaiknya menghindari pemandian umum, karena kehadiran wanita di tempat tersebut bisa menarik perhatian orang-orang yang tidak bermoral yang mungkin mencoba mengintip, bahkan ada yang dengan sengaja memasang kamera tersembunyi.

Itulah adab berada di kamar mandi yang mestinya diterapkan oleh setiap umat Islam. Supaya mendapat berkah dan perlindungan Allah SWT dari segala bahaya ketika berada di kamar mandi.