Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tengah menyelidiki dugaan korupsi dalam pengadaan layanan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Meski begitu, kasus ini masih berada dalam tahap penyelidikan awal.
“Ini masih lidik (penyelidikan) ya,” kata Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 17 Juli 2025.
Asep menjelaskan bahwa pengadaan Google Cloud ini berkaitan erat dengan kasus pengadaan laptop Chromebook yang saat ini sedang ditangani Kejaksaan Agung. Menurutnya, layanan cloud menjadi bagian dari keseluruhan proyek pengadaan tersebut. “Chromebook-nya tidak bisa terpisahkan. Ada Google Cloud dan lain-lain bagian dari itu. Ini masih lidik,” tutur Asep.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan belum bisa menyampaikan detail perkara ini karena belum naik ke penyidikan. Namun, dia mengatakan bahwa akan meminta keterangan kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui konstruksi kasus tersebut. Termasuk mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.
“Tentu dalam prosesnya KPK akan melakukan permintaan keterangan kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Senin, 21 Juli 2027.
Lantas, apa sebenarnya layanan Google Cloud yang sedang diusut KPK dalam dugaan korupsi pengadaannya di Kemendikbudristek? Berikut Informasinya.
Apa Itu Google Cloud?
Google Cloud adalah layanan komputasi awan (cloud computing) milik Google yang termasuk salah satu penyedia terkemuka di dunia. Layanan ini menawarkan berbagai solusi berbasis cloud untuk bisnis, pengembang, dan organisasi di berbagai sektor. Di dalamnya terdapat infrastruktur komputasi, penyimpanan data, kecerdasan buatan (AI), keamanan digital, analitik, hingga pengembangan aplikasi yang semuanya dijalankan secara online.
Melansir laman Universitas Bakrie, Google Cloud memungkinkan penggunanya menyimpan data secara daring, menjalankan aplikasi tanpa harus memiliki server fisik, dan mengakses berbagai layanan perangkat lunak dari mana saja. Keunggulannya terletak pada skalabilitas yang fleksibel, sistem keamanan yang ketat, serta kemampuan analitik berbasis AI yang memudahkan perusahaan mengambil keputusan dari data yang dimiliki.
Manfaat Google Cloud
Mengutip dari laman Cloudwards, Google Cloud memiliki banyak manfaat yang bisa mendorong efisiensi bisnis dan inovasi. Layanan ini membantu operasional berjalan lebih lancar, pengambilan keputusan jadi lebih akurat, serta memungkinkan perusahaan melayani pelanggan dengan lebih baik. Berikut beberapa manfaat utama dari Google Cloud:
1. Fleksibilitas Tinggi: Google Cloud mudah disesuaikan dengan skala bisnis pengguna. Hal ini memungkinkan pengelolaan sumber daya yang efisien dan pengendalian biaya yang lebih baik.
2. Keamanan yang Andal: Sistem keamanan berlapis membuat data pengguna tetap terlindungi, sehingga pengguna bisa fokus menjalankan bisnis tanpa khawatir soal ancaman siber.
3. Analitik dan Keputusan Cerdas: Google Cloud menyediakan alat analisis data yang memudahkan pengguna memahami pola dan tren bisnis, membantu pengambilan keputusan strategis.
4. Mendukung Inovasi: Pengguna bisa langsung mengakses teknologi terbaru seperti AI dan machine learning untuk mengembangkan produk dan layanan yang lebih unggul.
5. Keandalan Tinggi: Infrastruktur Google yang sudah teruji membuat layanan Google Cloud tetap bisa diakses kapan saja dengan minim gangguan.
6. Jangkauan Global: Dengan pusat data tersebar di seluruh dunia, layanan Google Cloud bisa dinikmati secara cepat oleh pengguna dari berbagai lokasi.
Produk Google Cloud
Google Cloud menawarkan berbagai produk dan layanan yang mencakup komputasi awan, analitik data, kecerdasan buatan (AI), penyimpanan data, dan banyak lagi. Setiap layanannya dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis maupun pengembang dalam mengelola aplikasi, data, dan infrastruktur digital secara efisien. Berikut beberapa produk andalan dari Google Cloud:
1. Google Compute Engine
Google Compute Engine adalah layanan komputasi virtual yang memungkinkan pengguna menjalankan mesin virtual (VM) di infrastruktur Google. Layanan ini sangat cocok untuk hosting aplikasi, pemrosesan data, dan beban kerja berat lainnya. Keunggulannya terletak pada kemampuannya melakukan pengaturan komputer secara langsung dan real-time, didukung jaringan Google yang stabil dan cepat.
2. Google Cloud Storage
Google Cloud Storage menawarkan solusi penyimpanan data yang fleksibel dan aman. Layanan ini memudahkan pengguna dan pengembang untuk menyimpan berbagai jenis data secara online. Untuk kebutuhan skala besar, tersedia juga platform lanjutan seperti Cloud Datastore, Cloud SQL, dan Cloud Bigtable yang mendukung penyimpanan dan manajemen data secara efisien.
3. Google Serverless Computing
Melalui layanan serverless, Google Cloud memungkinkan pengembang membangun dan menjalankan aplikasi tanpa perlu mengelola infrastruktur secara langsung. Infrastruktur komputasi akan dikelola sepenuhnya oleh Google, sehingga pengembang hanya fokus pada penulisan kode. Pengguna hanya dikenai biaya sesuai dengan sumber daya yang digunakan saat aplikasi dijalankan, sehingga efisien dari segi biaya dan waktu.
4. Google App Engine
Google App Engine adalah platform Platform as a Service (PaaS) yang memungkinkan pengembang membangun dan menyebarkan aplikasi secara cepat menggunakan kerangka kerja milik Google. Tanpa perlu repot mengelola server, developer bisa langsung fokus pada pengembangan aplikasi dan skalabilitasnya. Layanan ini sangat cocok untuk startup maupun perusahaan yang ingin berinovasi secara cepat dan aman.(Sumber)












