Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh pada Jumat (19/12/2025) siang per pukul 11.00 WIB. Berdasarkan data itu, tercatat 1068 orang meninggal dunia dan 190 orang masih hilang.
“Update Data Per 19 Desember 2025: meninggal 1068 jiwa, hilang 190 jiwa, terluka 7 Rb jiwa,” tulis BNPB, dikutip inilah.com, Kamis (11/12/2025).
Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat kerusakan infrastruktur. Tercatat 1,6 Rb fasilitas umum rusak, 434 rumah ibadah, 219 fasilitas kesehatan, 290 gedung/kantor, 967 fasilitas pendidikan, dan 145 jembatan terdampak. Sementara itu, sebanyak 147,2 Rb rumah mengalami kerusakan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada jajaran menteri terkait untuk segera mempercepat pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatera sebagai bagian dari upaya pemulihan nasional.
Advertisement
Arahan tersebut disampaikan setelah Presiden melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana untuk melihat kondisi lapangan secara langsung.
“Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap untuk seluruh warga terdampak bencana di Sumatera. Presiden ingin secepat mungkin segera selesai terbangun,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mewakili presiden.
Dalam agenda penanganan bencana nasional, Prabowo menegaskan perlunya langkah cepat dan terukur dalam merealisasikan pembangunan hunian bagi warga yang terdampak, sebagai bagian dari percepatan pemulihan kehidupan masyarakat.(Sumber)










