News  

IKAPADA Lantik 66 Pengurus Periode 2026–2029, Fokus Pendidikan dan Pengabdian Daerah

Badan Pengurus Pusat (BPP) Keluarga Alumni Pelajar Padang Sidempuan (IKAPADA) resmi melantik 66 pengurus untuk masa bakti 2026–2029 sekaligus menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di The Bridge Function Room, Hotel Horison Ultima Suites & Residences Jakarta, Sabtu (7/2).

Pelantikan ini menandai babak baru perjalanan IKAPADA sebagai organisasi alumni yang berkomitmen memperkuat kontribusi nyata bagi daerah asal, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan generasi muda. Kegiatan tersebut mengusung tema “IKAPADA Bagasta Markoum Dohot Pengabdian”, yang mencerminkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Umum IKAPADA periode 2026–2029, Dr. drh. Rahmat Hidayat Harahap, S.KH, M.Si, M.H., CWC, menekankan pentingnya peran organisasi alumni dalam merespons berbagai tantangan generasi muda, mulai dari persoalan pendidikan hingga maraknya kasus narkoba. Ia menilai Padang Sidempuan yang dahulu dikenal sebagai Kota Pendidikan perlu kembali diperkuat daya saingnya.

Menurut Rahmat, IKAPADA tidak akan menghadirkan program berskala besar yang sulit direalisasikan, melainkan fokus pada kegiatan yang berdampak langsung dan bermanfaat, meski dimulai dari skala lokal. Program-program tersebut akan dirancang dengan orientasi kebermanfaatan serta efisiensi anggaran melalui kombinasi kegiatan luring dan lintas bidang.

“Kami ingin menunjukkan kepedulian dan bukti konkret bersama pemerintah daerah untuk membantu pemerintah pusat, paling tidak melalui hal-hal nyata yang bisa kami lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina IKAPADA, Dr. Ir. Ongku P. Hasibuan, M.M., menyampaikan apresiasi atas kepengurusan baru yang dinilainya membawa semangat dan energi segar. Ia berharap struktur organisasi yang kini dilengkapi koordinator wilayah mampu memperluas jangkauan dan peran IKAPADA di berbagai daerah di Indonesia.

Ongku juga menekankan pentingnya program beasiswa berdampak tinggi (high impact) sebagai agenda prioritas organisasi. Menurutnya, beasiswa ke depan tidak hanya bersifat bantuan umum, tetapi harus membuka akses generasi muda Padang Sidempuan dan Tapanuli Bagian Selatan menuju sekolah unggulan, sekolah kedinasan, hingga perguruan tinggi terbaik.

“Beasiswa bukan sekadar membantu yang kurang mampu, tetapi harus berdampak besar, misalnya membantu anak-anak kita masuk ke sekolah unggulan seperti Taruna Nusantara, Bhayangkara, atau sekolah kedinasan hingga perguruan tinggi terbaik,” ungkapnya.

Ia menegaskan pendidikan merupakan tangga utama mobilitas sosial dan kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, selain beasiswa, IKAPADA diharapkan aktif memberikan pendampingan, pembinaan, serta motivasi bagi generasi muda, terutama di daerah.

Ongku juga menyatakan kesiapan jajaran pembina dan senior IKAPADA untuk mendukung penuh program kepengurusan baru, termasuk menjadi donatur tetap bagi program pendidikan strategis dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diawali pemaparan serta pengusulan program kerja dari masing-masing bidang. Rakernas kemudian menetapkan arah kebijakan organisasi dan rencana kerja strategis periode 2026–2029.

Sejumlah rekomendasi penting dihasilkan, di antaranya penguatan program pendidikan berdampak melalui beasiswa strategis, peningkatan peran koordinator wilayah, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan agar program IKAPADA berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Melalui pelantikan dan rakernas ini, IKAPADA menegaskan komitmennya untuk melangkah lebih solid, kolaboratif, dan berdampak. Sinergi antara pengurus, pembina, pakar, serta seluruh alumni diharapkan mampu memperkuat peran IKAPADA sebagai wadah pengabdian nyata bagi daerah dan bangsa.