Ketenangan warga Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, seketika pecah pada Kamis (23/4/2026) malam. Rumah Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho—atau yang akrab disapa Hoho Alkaf—menjadi sasaran teror bom molotov oleh orang tak dikenal.
Bagaimana sebenarnya rentetan kejadian yang menggegerkan publik Banjarnegara ini? Berikut kronologinya:
1. Serangan Kilat di Tengah Malam
Aksi nekat ini terjadi secara tiba-tiba. Pelaku diduga melempar bom molotov ke arah area parkir rumah Kades Hoho. Api dengan cepat menyambar dan membakar bagian mobil Honda Civic milik sang Kades. Kobaran api yang muncul mendadak di kegelapan malam langsung memicu kepanikan penghuni rumah.
2. Reaksi Kades Hoho
Sadar ada bahaya di depan mata, Hoho Alkaf segera keluar rumah untuk mengecek situasi. Ia mendapati api sudah mulai melalap bagian kendaraannya. Beruntung, aksi sigap segera dilakukan untuk memadamkan api sehingga kerusakan tidak merembet ke bangunan utama rumah.
3. Jejak Panas dan “Kendaraan Senyap”
Pasca-kejadian, Hoho menemukan fakta mengejutkan saat menyisir area sekitar. Ia menemukan sebuah mobil yang diduga milik pelaku masih dalam kondisi mesin panas, pertanda baru saja ditinggalkan beberapa menit.
Tak hanya itu, ditemukan indikasi bahwa pelaku menggunakan taktik cerdik: menggunakan sepeda motor listrik. Penggunaan kendaraan listrik ini diduga kuat sengaja dipilih agar suara kedatangan dan pelarian mereka tidak terdeteksi oleh warga sekitar atau penghuni rumah.
4. Penyelidikan Maraton Kepolisian
Tak butuh waktu lama, tim dari Polres Banjarnegara langsung terjun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari sisa bahan bakar hingga catatan yang ditemukan di lokasi.
Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah bekerja keras di lapangan. “Anggota masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa di balik aksi ini,” tegasnya pada Jumat (24/4/2026).
5. Kondisi Terkini
Meski mobilnya rusak dan sempat terjadi ketegangan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kades Hoho Alkaf dalam kondisi selamat, namun penjagaan dan kewaspadaan di sekitar lokasi kini ditingkatkan.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami apakah motif penyerangan ini berkaitan dengan urusan pribadi atau jabatan Hoho sebagai kepala desa. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi sambil menunggu hasil penyelidikan resmi.(Sumber)











