News  

Polres Jakpus Dalami Kasus 2 ART Disiksa Hingga Nekat Lompat dari Lantai 4, Satu Korban Tewas di Tempat

Kasus dugaan penganiayaan oleh majikan mencuat saat dua asisten rumah tangga (ART) yang melompat dari lantai 4 rumah kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

Polisi kini mengumpulkan keterangan dari korban selamat untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan pihaknya telah memperoleh keterangan awal dari korban berinisial R (30) yang saat ini masih menjalani perawatan, serta satu ART lain yang berada di lokasi kejadian.

“Iya,” kata Roby singkat saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan saksi korban, Jumat (24/4/2026).

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kebenaran kabar yang menyebut majikan bersikap kasar atau melakukan kekerasan terhadap korban.

“Saya belum bisa kasih keterangan itu karena keterangannya belum saya dapatkan,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga belum dapat menyimpulkan apakah kedua korban mengalami penyekapan hingga nekat melompat dari lantai 4.

“Belum tahu disekap atau enggak. Saya belum bisa ngomong lebih dalam, saya periksa dulu saja,” terang Roby.

Kronologi Beredar
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Mulya Residence 2, Jalan Walahar Buntu, Nomor 32, Benhil. Dua ART berinisial D (18) dan R (30) diduga melompat dari ketinggian.

Akibat kejadian tersebut, korban D meninggal dunia, sementara R mengalami luka serius berupa patah tulang dan masih dirawat di RSAL Mintohardjo.

Polisi menyebut, kedua korban sempat ditolong warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian menghubungi ambulans darurat untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Sementara itu, majikan kedua korban juga telah dimintai keterangan, meski proses pemeriksaan masih berlangsung.”Dimintai keterangannya, tapi belum selesai,” ujar Roby.

Kasus ini turut mendapat perhatian penyidik Polda Metro Jaya yang kini melakukan pendalaman lebih lanjut. Polisi memastikan seluruh pihak terkait akan diperiksa guna mengungkap motif dan fakta sebenarnya di balik tragedi tersebut.(Sumber)