News  

Pemerhati Sosial dan Politik Sebut Jokowi Bangun Strategi Hindari Jerat Hukum

Demo adili Jokowi (IST)

Pemerhati sosial dan politik Sholihin MS menyampaikan kritik keras terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui sebuah tulisan opini yang berjudul “Strategi Jokowi Menghindar dari Jerat Hukum”.

Dalam pandangannya, Sholihin menilai berbagai persoalan politik dan penegakan hukum di Indonesia masih dipengaruhi oleh warisan kebijakan pemerintahan sebelumnya.

“Kondisi tersebut berdampak pada melemahnya sejumlah institusi negara, Rabu (15/7/2026).

Menurut Sholihin, terdapat sejumlah dugaan strategi yang disebutnya digunakan untuk menghindari proses hukum. Ia mengklaim strategi tersebut antara lain melemahkan lembaga penegak hukum, melakukan perubahan regulasi yang dinilai menguntungkan pihak tertentu, membangun opini publik melalui jaringan pendukung, hingga menghindari proses klarifikasi apabila menghadapi persoalan hukum.

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa sejumlah tokoh yang masih berada di pemerintahan memiliki keterkaitan dengan pengaruh politik Jokowi. Dalam opininya, ia menilai pemerintahan saat ini masih dibayangi kepentingan kelompok yang berasal dari pemerintahan sebelumnya.

Sebagai solusi, Sholihin mengusulkan lima langkah yang menurutnya perlu dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangsa. Langkah tersebut meliputi memilih pemimpin yang berintegritas, merevisi regulasi yang dianggap bermasalah, melakukan restrukturisasi lembaga penegak hukum, membersihkan pemerintahan dari pejabat yang dinilai tidak berintegritas, serta memberikan hukuman yang tegas terhadap pelaku korupsi.

Sholihin juga menegaskan bahwa upaya pembenahan sistem hukum dan pemerintahan dinilai penting agar kepercayaan publik terhadap institusi negara dapat dipulihkan.