Politik

Andi Arief: Batalkan Omnibus Law, Bebaskan Yang Ditangkap, Konsentrasi Ke Pandemi dan Resesi

0

Konsentrasi pemerintah seolah terpecah dalam beberapa pekan terakhir. Penanganan dampak sebaran virus corona seolah tidak lagi menjadi prioritas lantaran ada kegaduhan politik.

Kegaduhan itu berkaitan dengan pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja pada 5 Oktober lalu oleh DPR yang kemudian disusul gelombang aksi di beberapa kota.

Aksi yang berlangsung anarki dan terjadi perusakan hingga pembakaran fasilitas umum membuat sejumlah aktivis ditahan. Sehingga ruang publik justru lebih banyak membahas mengenai masalah omnibus law dan penangkapan aktivis.

Atas dasar itu, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief mengajak semua pihak untuk kembali konsentrasi pada pandemi.

“Omnibus law batalkan, yang ditangkap dibebaskan, konsentrasi pada pandemi dan resesi,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (15/10).

Andi Arief menjelaskan bahwa masalah pokok dalam beberapa bulan di tahun 2020 ini adalah pandemi dan resesi. Indonesia harus mampu melewati keduanya.

Untuk bisa selamat, semua harus bersatu mengatasi masalah pokok bangsa tersebut. “Inti masalah pokok beberapa bulan ini pandemi dan resesi yang butuh dukungan luas rakyat,” tutupnya. {RMOL}

Fahri Hamzah: Polisi Seharusnya Tangkap 575 Anggota DPR, Bukan Syahganda dan Jumhur

Previous article

Bantah Cabuli Istri Orang, Eks Wakapolres Takalar Justru Akui Dirinya Korban Pelecehan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *