BalapMotoGP

Ini Komentar Bagnaia Tanggapi Jadwal Padat di MotoGP 2022

0

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, memberikan komentar terkait jadwal yang kemungkinan terjadi di MotoGP 2022 mendatang. Meski mengaku cukup keberatan, Bagnaia di sisi lain juga berambisi untuk meningkatkan pola latihan untuk menyambut balapan musim depan.

Dilansir dari laman Speedweek, Sabtu (24/7/2021) Dorna Sport selaku pihak penyelenggara MotoGP berencana untuk menggelar balapan lebih banyak pada kalender musim depan. Akan tetapi, hal itu hanya akan terjadi jika pandemi Covid-19 bisa teratasi sebelum balapan musim ini selesai.

Menanggapi rencana tersebut, Bagnaia tidak ingin berkomentar banyak. Menurutnya, sebagai seorang pembalap tugasnya adalah untuk fokus meraih hasil maksimal di lintasan.

“Ini tugas kami dan kami harus lebih banyak berlatih untuk bersiap menghadapi semua balapan yang ada,” ujar Francesco Bagnaia.

“Jika kami memiliki lebih banyak balapan di masa depan, itu akan sangat sulit. Tidak hanya bagi saya sebagai pembalap, tetapi di atas semua itu untuk tim, yang kemudian harus melakukan perjalanan lebih,” lanjutnya.

“Tugas kami adalah berlatih setiap hari dan pada level maksimum yang mungkin, kami bisa siap untuk lebih banyak balapan. Tapi saya tidak tahu pasti bagaimana orang-orang di tim menghadapi situasi itu,” ujar Bagnaia lagi.

“Mengendalikan motor MotoGP tidak semudah itu. Anda sangat lelah setelah balapan. Jadi jika mereka (penyelenggara) ingin mengikuti beberapa balapan lagi di masa depan, kami mungkin harus berlatih lebih banyak,” sambungnya.

Bagnaia sendiri saat ini menempati posisi tiga besar di klasemen sementara MotoGP 2021. Rekan satu tim Jack Miller itu mengoleksi 109 poin dari sembilan balapan yang telah di gelar musim ini.

Pecco hanya terpaut 13 angka dari Johann Zarco (Pramac Ducati) di posisi dua dan 49 poin dari pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2021. {okezone}

Foto Bareng Skuad Jong Utrecht 2021-2022, Bagus Kahfi Bakal Jadi Andalan Musim Depan?

Previous article

Lahir dan Besar di Indonesia, Ade Resky Dwicahyo Justru Bela Azerbaijan di Olimpiade Tokyo 2020

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *