News  

Gagal Tangani COVID-19, Cipayung Plus: Presiden Harus Berani Evaluasi Kabinet Indonesia Maju

Kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan pandemi COVID-19 mendapat penilaian dan masukan dari kelompok organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus, guna memperbaiki kondisi yang masih mengkhawatirkan.

Cipayung Plus yang terdiri dari PB HMI, PB PMII, PP GMKI, PP PMKRI, PP HIKMABUDHI, PP KMHDI, DPP IMM, PP KAMMI, PP HIMA PERSIS, PP PII, EN LMND, membuat sikap bersama terkait kebijakan penanganan pandemi COVID-19 yang dibuat Jokowi dan jajarannya selama satu setengah tahun ke belakang.

Berdasarkan kajian Cipayung Plus, pemerintah Jokowi dinilai gagal dalam menanggulangi pandemi COVID-19 yang dibuktikan dari dampak yang ditimbulkan.

“Baik di sektor ekonomi, sosial, budaya, politik maupun pemerintahan,” ucap Ketua Umum PP GMKI, Jefri Gultom, selaku perwakilan Cipayung Plus saat jumpa pers di Gedung Juang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/8).

Atas dasar itu, Cipayung Plus juga meminta Presiden Jokowi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah anggota Kabinet Indonesia Maju, agar terjadi perbaikan dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

“Presiden harus segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi, kesehatan, pendidikan, hukum dan tata kelola pemerintahan terutama dalam penanganan pandemi COVID-19,” kata Jefri.

Jefri juga meminta pemerintah membuat roadmap penanganan COVID-19 berlandaskan pada Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan. Sehingga, Presiden Jokowi bisa mengambilalih dan memimpin langsung penanganan COVID-19.