Melly Goeslaw Sindir Sikap Artis Zaman Now Yang Tak Punya Sopan Santun

Melly Goeslaw

Penyanyi senior Melly Goeslaw merasakan perbedaan signifikan di antara artis di masa dulu dan masa kini.

Menurutnya, zaman dahulu, jika seseorang ingin menjadi artis, ia harus melewati perjalanan panjang.

Hal tersebut diungkapkan Melly Goeslaw saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube TS Media. Ia menceritakannya di depan para host, Awkarin dan Erika Carlina.

“Aku agak miris, sih. Anak sekarang menurut aku sangat mau berproses, banyak ide, kreatif.

Beda sama zaman aku, semua dilakukan sendiri. Jangankan jadi sampul majalah, untuk ada di dalam majalah saja susahnya minta ampun

Aku mesti punya karya dulu, sekarang cukup dapat endorse, mereka bisa [terkenal],” ucap Melly Goeslaw.

Pelantun lagu Gantung itu mengatakan bahwa banyak artis baru yang lupa diri jika seorang artis itu sebenarnya harus memiliki karya. Bukan hanya terkenal karena endorsement dan pengikut di media sosial yang banyak.

“Banyak yang sudah tolak pinggang di ketek, karena endorse-nya banyak, kadang mereka enggak santun ke kita [artis senior].

Gue merasa mirisnya, ini harus diperbaiki sama generasi sekarang. Mereka hidup berdasarkan circle, dulu kan enggak ada repost-repost, kan.

Dulu tuh lu keluar laku ya laku, enggak ya enggak. Kalau sekarang dibantu sama semuanya,” tutur Melly.

Istri Anto Hoed itu kemudian menceritakan satu kejadian tidak menyenangkan saat dirinya berhadapan dengan artis baru.

Ia merasa tak dianggap karena artis-artis baru itu biasanya hanya bergerombol dengan teman sepermainannya sendiri.

“Banyak anak sekarang yang malamnya ketemu gue di mana, besoknya enggak nyapa.

Itu menurut gue hal-hal yang harus diperbaiki, dan mereka kesalahannya kayak punya geng.

Gue pernah diundang youtuber, pas gue masuk youtuber semua, mereka kayak bergerombol, nge-gang, gue kayak ceming gitu sendiri, Maksudnya, lu punya karya apa? Itu harus diperbaiki sih,” jelasnya.

Menurut Melly, seorang artis baru seharusnya tak hanya mengandalkan latar belakang mereka sebagai influencer saja. Mereka juga harus menghasilkan karya yang baik.

“Lakukan sesuatu yang orang bisa menghargai elu karena lu ada kualitas. Pada akhirnya kita semua akan berakhir bagaimana kita dikenang, bukan bagaimana kita dikenal,” pungkasnya.(Sumber)