Wisata  

Pemerahan Susu Gundaling Farm, Destinasi Wisata Populer di Berastagi

Berastagi adalah salah satu andalan dalam tujuan wisata yang ada di Sumut. Di sana, ada banyak sekali tempat-tempat yang bisa dikunjungi. Namun, dari semuanya, salah satu yang hampir tidak pernah dilewatkan bila berkunjung ke Berastagi adalah Gundaling Farm.

Gundaling Farm terletak di Jalan Djamin Ginting No.5, Peceran, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Lokasinya yang berada di jalur alternatif Medan-Berastagi. Jadi, tidak heran bila wisatawan menjadikannya tujuan wisata populer di Berastagi. Dengan suhu dingin dan lingkungan pegunungan, berkunjung ke peternakan sapi perah terasa lebih menyenangkan.

Sejarah Singkat

Gundaling Farm dirintis pada tahun 2006. Bapak Simon K. Lee, selaku founder menggenggam visi mulia untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Karo dan keluarganya. Awalnya, perusahaan ini berdiri dengan nama, kemudian pada tahun 2007 berubah menjadi PT. Putra Indo Jaya Mandiri Sejahtera (PT. PIMS). Dengan bantuan tenaga ahli, perusahaan ini membangun model pertanian terpadu, atau Integrated Farming System untuk memajukan peternakan susu di Berastagi.

Perjalanan Gundaling Farm

Ketika pertama kali didirikan, PT. PIMS memulai dengan 69 ekor sapi perah yang dikirim dari Sukabumi, Jawa Barat. Namun, hanya 20 ekor yang siap diperah. Seiring berjalannya waktu dan pengembangan, akhirnya jumlah sapi perah pun meningkat pesat menjadi sekitar 300 ekor dewasa dan anak sapi. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga mengembangkan peternakan sapi potong sebagai bagian dari ekspansi bisnisnya.

Gundaling Farm tidak hanya fokus pada peternakan dan pertanian, tetapi juga pada pengolahan susu sapi. Mereka mengedepankan sistem pasteurisasi untuk memastikan produk susu dan yogurt mereka aman dan berkualitas. Sejak 2018, mereka memperkenalkan inovasi dengan membuat keju seperti Mozzarella, Tomme De Sinabung, dan Provolone, menambah variasi produk untuk pasar.

Berdasarkan website resmi Gundaling Farm, mereka berencana memiliki 240 sapi dewasa dan 200 pedet, dengan estimasi produksi 2500-3000 liter susu segar per hari. Adapun produk yang dihasilkan mencakup 40% susu murni, 30% susu rasa (seperti strawberry dan coklat), serta 30% dalam bentuk olahan lain seperti yogurt, keju, dan es krim.

Alasan Mengapa Gundaling Farm Mencuri Perhatian

Pada tahun 2019, Gundaling Farm membuka restoran dengan konsep “Farm to Table”. Semua menu disiapkan dari bahan yang sebagian besar berasal dari kebun organik mereka. Tidak hanya makanan, restoran ini juga menawarkan agrowisata, memberi pengunjung kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan pedesaan seperti bertani, beternak, dan panen, sambil menikmati udara segar Berastagi.

Fasilitas itu berlangsung hingga kini. Itu sebabnya wisatawan sangat menikmati berkunjung ke sana. Selain untuk memenuhi kebutuhan Insta Story, pastinya kegiatan menyenangkan yang ada di Gundaling Farm memuaskan semua orang. Tentu saja, dalam satu tempat, wistawan akan mendapatkan beberapa pengalaman sekaligus.