Reliji  

Simak! Ini Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Usai Haid

Mandi wajib merupakan ibadah penting dalam Islam untuk membersihkan diri dari hadas besar, seperti setelah haid atau berhubungan badan.

Ibadah ini memerlukan niat yang tulus dan tata cara yang benar sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW agar tubuh dan jiwa kita menjadi suci kembali dan bisa melaksanakan ibadah lainnya, seperti sholat.

Dalil tentang Mandi Wajib

Perintah untuk melakukan mandi wajib atau mandi junub ketika berada dalam kondisi hadas besar dijelaskan oleh Allah di dalam surat Al-Maidah ayat 6. Allah SWT berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Siapa Saja Orang yang Harus Mandi Wajib?

Dalam buku Panduan Muslim sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah karya Dr. Abu Zakariya Sutrisno, M.Sc, dijelaskan beberapa alasan yang mengharuskan seorang Muslim yang telah mencapai usia baligh untuk melakukan mandi wajib. Berikut adalah orang yang harus mandi wajib:

  • Keluar mani, baik laki-laki maupun perempuan
  • Melakukan hubungan suami istri
  • Seseorang yang baru masuk Islam
  • Jika seorang muslim meninggal, maka jenazahnya wajib dimandikan, kecuali bagi yang gugur sebagai syahid di medan perang
  • Selesai haid bagi perempuan
  • Selesai nifas bagi perempuan yang melahirkan

Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid

Dalam melaksanakan mandi wajib, tentunya kita harus memahami niat dan doa mandi wajib. Dirangkum dari arsip detikcom, berikut ini adalah niat mandi wajib setelah haid:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsil haidil lillahi ta’ala.

Artinya: Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah.

Rukun Mandi Wajib atau Junub

Menukil Kitab Al-Tadzhib fi Adillati Matn al-Ghayah wa al-Taqrib karya Musthada Dib Al-Bugha yang diterjemahkan oleh Toto Edidarmo, rukun mandi wajib menurut mazhab Syafi’i terdiri dari tiga hal, yaitu:

  1. Niat
  2. Membersihkan najis yang menempel pada tubuh
  3. Mengguyur air ke seluruh rambut dan kulit

Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar Menurut Islam

Memahami tata cara mandi wajib sangat penting bagi setiap muslim agar ibadah yang dilakukan sah dan diterima oleh Allah SWT. Dengan mengetahui langkah-langkah yang benar, kita dapat memastikan diri kita bersih dari hadas besar dan siap untuk melaksanakan berbagai ibadah lainnya dengan khusyuk.

Menurut buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa, dan Zikir karya Zakaria R. Rachman, berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan mandi wajib.

  1. Niat harus tulus ikhlas hanya karena Allah SWT dengan melafalkan doa mandi wajib
  2. Dimulai dengan membasuh kedua tangan dan membersihkan kemaluan menggunakan tangan kiri
  3. Berwudhu seperti tata cara wudhu untuk sholat
  4. Mengguyurkan air ke seluruh kepala
  5. Membasahi seluruh rambut
  6. Langkah terakhir adalah membasuh kedua kaki
  7. Selama melaksanakan ini, pastikan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan air

Bacaan Doa setelah Mandi Wajib

Setelah mandi wajib dianjurkan untuk membaca doa. Menukil buku Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut Empat Madzhab karya Isnan Ansory, berikut bacaannya.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Arab latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri.”