Skip to content
Breaking News
KPK Duga Pejabat Kemenhut dapat 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Manufaktur Lampaui Ekonomi, Menperin Agus Gumiwang: Industrialisasi di Jalur Tepat Menteri P2MI Mukhtarudin: Pemerintah Siap Optimalkan Penempatan PMI Berkualitas ke Portugal Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Dibayar Rp. 90 Juta Diduga Oleh Adik Sendiri KPK Dalami Dugaan Pemotongan TPP ASN pada Kasus Korupsi Kuansing
radaraktual.com
radaraktual.com
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hiburan
  • Tekno
  • Sepakbola
  • Bulutangkis
  • Balap
    • MotoGP
    • Formula 1
  • Lain lain
    • Reliji
    • Wisata
    • Kuliner
Home News Adhie Massardi Soal PSI Ubah Logo: Simbol Kepala dan Badan Gajah Pisah Tanda Beda Nasib Elit dan Rakyat
News  

Adhie Massardi Soal PSI Ubah Logo: Simbol Kepala dan Badan Gajah Pisah Tanda Beda Nasib Elit dan Rakyat

Radar Aktual
Jul 20, 2025Jul 22, 2025

Pemerhati kebangsaan dan demokrasi Adhie M Massardi memberi catatan kritis terhadap gelaran kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 di Solo, Jawa Tengah. Di antaranya terkait mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir menyampaikan pidato di kongres.

“Apa yang menarik dari kongres PSI di Solo? Kalau melihat reaksi netizen di medsos adalah banyaknya olok-olok kepada Joko Widodo yang memberikan petuah kepada anak buah anaknya (Kaesang Pangarep) yang ketua umum. Rupanya forum partai pimpinan anaknya dijadikan ajang omon-omon baru setelah tak punya lagi podium di panggung kekuasaan,” kata Adhie kepada RMOL, Minggu 20 Juli 2025.

Hal menarik lain terkait penjelasan Jokowi tentang arti partai super terbuka, istilah yang dikenalkan Jokowi beberapa bulan lalu dan kini menjadi tagline PSI. Selain juga pernyataan Jokowi bahwa PSI akan menjadi partai besar.

“Kata netizen harus dipahami secara terbalik yakni menjadi partai tertutup bagi umum kecuali bagi para pemujanya. Ketika Widodo bilang akan jadi partai besar, netizen jadi ingat kata-katanya saat masih presiden: ‘Ada Rp 11.000 triliun di kantong saya!'” katanya.

Adhie berpandangan kongres PSI melahirkan elite baru penguasa partai yang akan menopang dinasti politik Jokowi. Hasil kongres yang berlangsung di Graha Saba Buana Solo, gedung yang dibangun Jokowi sebagai hadiah ulang tahun Iriana dan terletak tak jauh dari rumahnya, menetapan Kaesang kembali menjadi ketua umum.

“Menjadikan Kaesang Widodo kian kokoh berada di singgasana pimpinan partai. Kita patut mengucapkan selamat karena tak mudah menjadi ketua partai. Selain perlu banyak uang untuk meraup suara mutlak, juga harus menjadi anak penguasa jika usia masih sangat muda seperti Kaesang Wdodo, anak bungsu Presiden Widodo,” kata Adhie.

Adhie mengenang ketika akhir 2014 muncul PSI yang dimotori anak-anak muda, beberapa tokohnya pernah jadi presenter TV, banyak harapan ditaburkan.

Meskipun lambang mawar merah mencontek dari logo kelompok sosialis internasional (Eropa) tak membuat pupus harapan terhadap PSI untuk menjadi parpol yang lebih egaliter, menyatu dengan kehendak rakyat, yang ditinggalkan oleh hampir semua parpol di Indonesia yang telah berubah menjadi kartel politik, perusahan politik dan kerajaan dinasti politik.

Harapan kaum muda kepada PSI, katanya, baru benar-benar rontok setelah para pimpinannya ramai-ramai bersimpuh kaki penguasa, sujud di tangga Istana yang dikuasai Jokowi untuk sekedar mendapat remah-remah kekuasaan. Sementara banyak anggotanya yang tak segan-segan ngepel dan menjilat ludah kebohongan penguasa yang bececeran di ranah publik.

“Ketika pada akhir 2023 mereka berikan singgasana pimpinan partai kepada Kaesang Widodo yang baru tiga hari jadi anggota, untuk dibarter dengan sedikit kekuasaan di pemerintahan, mulailah partai ini banyak dicibir. Bahkan Rocky Gerung yang ikut menginisiasi kelahirannya tak henti-henti mengumpat partai ini,” singgung Adhie.

Selain itu Adhie juga menyoroti perubahan logo PSI dari mawar merah menjadi gajah dengan moncong merah dan badan hitam. Menurutnya metamorfosis logo tidak ada arti apa-apa kecuali menjelaskan eksistensi PSI.

“Simbol kepala gajah yang merah mendongak ke atas terpisah dari badannya pertanda pimpinan nasibnya berbeda dengan anggota dan konstituen (badan yang hitam),” imbuh Adhie.

Bangsa Indonesia, kata Adhie yang mantan Jurubicara Presiden ke 4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, popular mengenal dua jenis gajah dalam perspektif kehidupan, yakni gajah Lampung dan gajah Abrahah.

Gajah Lampung terkenal dengan sirkus sepakbolanya, dan diangkat menjadi istilah permainan sepakbola kontroversial manipulatif setelah laga Persebaya dan Persipura di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur pada 21 Februari 1988.

Disebut sepakbola gajah karena kedua tim dengan sengaja mencetak gol bunuh diri untuk menghindari kekalahan dan kemungkinan tersingkir dari kompetisi.

Adapun bagi mayoritas muslim tanah air, logo gajah mengingatkan pada pasukan gajah pimpinan Abrahah bin ash-Shabah al-Hasbasyi dari Yaman yang menyerang Ka’bah di Mekkah pada 571 Masehi. Tapi kemudian Allah melindungi rumah Kebenaran yang dibangun Nabi Ibrahim itu dengan mengirim burung Ababil untuk menghancurkan pasukan gajah Abrahah.

“Dan peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al Fil (gajah) yang pada ayat pamungkasnya (ayat 5) berbunyi: ‘Sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan ulat’, yang menggambarkan kehancuran pasukan gajah secara mengenaskan,” jelas Adhie M Massardi.(Sumber)

Related News
KPK Duga Pejabat Kemenhut dapat 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman
Manufaktur Lampaui Ekonomi, Menperin Agus Gumiwang: Industrialisasi di Jalur Tepat
Menteri P2MI Mukhtarudin: Pemerintah Siap Optimalkan Penempatan PMI Berkualitas ke Portugal
Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Dibayar Rp. 90 Juta Diduga Oleh Adik Sendiri
KPK Dalami Dugaan Pemotongan TPP ASN pada Kasus Korupsi Kuansing
Sesuai Arahan Prabowo, Menkeu Purbaya Bakal Kucurkan Bantuan Rp. 20,5 Triliun Untuk 490 Pemda
Views : 280
Adhie Massardi Gajah PSI Ubah Logo

Read Also

KPK Duga Pejabat Kemenhut dapat 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman
Manufaktur Lampaui Ekonomi, Menperin Agus Gumiwang: Industrialisasi di Jalur Tepat
Menteri P2MI Mukhtarudin: Pemerintah Siap Optimalkan Penempatan PMI Berkualitas ke Portugal
Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Dibayar Rp. 90 Juta Diduga Oleh Adik Sendiri
KPK Dalami Dugaan Pemotongan TPP ASN pada Kasus Korupsi Kuansing
Sesuai Arahan Prabowo, Menkeu Purbaya Bakal Kucurkan Bantuan Rp. 20,5 Triliun Untuk 490 Pemda

Recommendation for You

KPK Duga Pejabat Kemenhut dapat 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman

Komisi Pemberantasan Korupsi menduga pejabat di Kementerian Kehutanan mendapatkan penerimaan uang sebesar 12.500 dolar Singapura…

Manufaktur Lampaui Ekonomi, Menperin Agus Gumiwang: Industrialisasi di Jalur Tepat

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan manufaktur triwulan II 2026 yang tumbuh 5,32 persen…

Menteri P2MI Mukhtarudin: Pemerintah Siap Optimalkan Penempatan PMI Berkualitas ke Portugal

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyatakan siap mengoptimalkan penempatan PMI berkualitas ke Portugal…

Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Dibayar Rp. 90 Juta Diduga Oleh Adik Sendiri

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus penembakan terhadap seorang pengusaha bernama Cung Su Liat alias…

KPK Dalami Dugaan Pemotongan TPP ASN pada Kasus Korupsi Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN)…

Sesuai Arahan Prabowo, Menkeu Purbaya Bakal Kucurkan Bantuan Rp. 20,5 Triliun Untuk 490 Pemda

Pemerintah pusat akan menggelontorkan bantuan sebesar Rp20,5 triliun kepada 490 pemerintah daerah (pemda) untuk memperkuat…

Trending

  • 1
    Jul 31, 2026Jul 31, 2026169 View
    FORMASI Desak KPK Periksa Pejabat Lingkaran Istana Berinisial SS dalam Kasus Eks Jampidsus
  • 2
    Aug 1, 2026Aug 4, 2026159 View
    Media Belanda Ternama Soroti Ekonomi Indonesia, Munculkan Pertanyaan: Menuju Kebangkrutan?
  • 3
    Aug 3, 2026Aug 4, 2026144 View
    Mantra Digital Dedi Mulyadi Menyihir Rakyat Menghempaskan Prabowo
  • 4
    Aug 4, 2026Aug 4, 2026108 View
    Elektabilitas Dedi Mulyadi Nomor Satu, Terkunci Untuk Calon RI-1
  • 5
    Aug 3, 2026Aug 3, 202686 View
    Buni Yani Nilai Safari Politik Jokowi Sarat Kepentingan Politik
  • 6
    Jul 31, 2026Jul 31, 202685 View
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Pariwisata Pimpin Pertumbuhan Sektoral 13,14 persen
  • 7
    Aug 3, 202684 View
    Pemerhati Politik: Prabowo Hadapi Dilema Besar Setelah KDM Unggul di Dua Lembaga Survei
  • 8
    Aug 4, 202679 View
    Ketua MPR: Ziarah ke Makam Bung Karno Jadi Pengingat Indonesia Rumah Bersama
  • 9
    Jul 31, 202678 View
    Muslim Arbi: Pengelola Surveyor Mafia Survei Politik
  • 10
    Aug 4, 202675 View
    Pembubaran TPUA, Damai Hari Lubis Pertanyakan Tanggung Jawab Moral Roy Suryo dan Abraham Samad
    • Home
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Privacy Policy
    • Kontak Kami
    Radaraktual 2022
    • Home
    • News
    • Politik
    • Hiburan
    • Tekno
    • Sepakbola
    • Bulutangkis
    • Balap
      • MotoGP
      • Formula 1
    • Lain lain
      • Reliji
      • Wisata
      • Kuliner