Putra Michael Schumacher sedang bernegosiasi dengan Cadillac untuk kembali ke grid Formula 1 pada 2026.
Akhir pekan ini, pembalap 26 tahun tersebut tiba di Brasil untuk ambil bagian dalam 6 Hours of Sao Paulo, putaran kelima Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC), untuk Alpine. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Motorsport.com Brasil, Mick mengonfirmasi bahwa negosiasi sedang berlangsung dengan tim asal Amerika Serikat tersebut.
“Ya, tentu saja pembicaraan sedang berlangsung. Komunikasi yang terjalin sangat positif. Ini adalah proyek yang hebat, ada banyak sekali orang yang telah mereka rekrut, ini adalah proyek yang luar biasa, sebuah cerita hebat. Jadi, saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari proyek ini, bernegosiasi, dan ini adalah posisi yang bagus jika mau masuk,” katanya.
Sejak pengumuman masuknya Cadillac ke Formula 1 musim depan, spekulasi seputar nama-nama yang akan menjadi duet pembalap makin meningkat. Minggu ini, bos tim Grame Lowdon mengkonfirmasi adanya pembicaraan dengan pembalap asal Jerman tersebut.
Namun, Schumacher bukanlah satu-satunya kandidat untuk pekerjaan itu. Valtteri Bottas dan Sergio Pérez juga menjadi favorit. Demikian juga, Felipe Drugovich dari Brasil. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, pembalap cadangan Aston Martin F1 ini mengklaim masih mengupayakan mimpinya untuk mencapai kategori tertinggi motorsport. Ia juga menyadari kesulitan yang ada meskipun memiliki hubungan sebelumnya dengan Cadillac, karena pernah membalap untuk mereka di ajang Endurance.(Sumber)












