Suara Presiden Prabowo menggelegar. Siap mati untuk rakyat. Benarkah Presiden Prabowo telah siuman? “Macan Asia” itu tambah percaya diri dengan dukungan penuh TNI dan Polri? Ini yang sedang ditunggu rakyat. Singa podium akan mendobrak beberapa tuntutan rakyat yang mustahil dipenuhi bila tak punya keberanian.
Kemarin Ahad, 10 Agustus 2025 di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Presiden Prabowo bersuara lantang, “Kita siap mati untuk rakyat.” Rakyat bangga dan senang mendengar ucapan dari Presiden Prabowo yang pernah bertugas sebagai Komandan Group 3/Pusdiklat Kopassus tahun 1993-1994 yang bernarkas di Batujajar, tempat upacara kehormatan militer yang digelar kemarin.
Ada kenangan indah antara masyarakat Batujajar dengan Presiden Prabowo. Nama Prabowo begitu populer dan harum di warga Batujajar. Menurut mereka, Prabowo muda sangat baik dan cinta sama warga. Selalu menebar kebaikan.
Betapa rakyat tidak bangga dan senang bila punya sosok presiden yang benar-benar siap mati untuk rakyat. Kebijakan dan tutur katanya benar-benar berpihak kepada rakyat meski nyawa Presiden Prabowo taruhannya.
Rakyat akan tambah bahagia dan senang bila Presiden Prabowo membuktikan ucapannya siap mati untuk rakyat. Setidaknya bila Presiden Prabowo serius siap mati dengan melakukan 6 (enam) isu ini. Isu yang disuarakan rakyat Indonesia hari ini:
1. Tangkap dan adili Jokowi khususnya dalam kasus dugaan ijazah palsu;
2. Makzulkan Gibran, anak haram konstitusi;
3. Tangkap dan adili jenderal polisi dan jenderal tentara yang terlibat pembantaian dan pembunuhan 6 Laskar FPI;
4. Dekrit Presiden kembali ke UUD 1945 Asli;
5. Reposisi Polri dibawah Kementerian Dalam Negeri;
6. Bubarkan Densus 88.
Rakyat tahu risiko besar bakal menghadang Presiden Prabowo bila berani melakukan 6 (enam) isu krusial diatas. Kekuatan mantan presiden Jokowi, jenderal hitam baik tentara maupun polisi dengan dukungan oligarki hitam yang telah menguasai beberapa partai politik akan bergerak untuk menurunkan Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo tidak perlu khawatir. Rakyat, tentara dan polisi yang masih waras akan berdiri dibelakang Presiden Prabowo untuk selamatkan Indonesia dari budak-budak oligarki hitam yang telah merusak Indonesia.
Bandung, 17 Shafar 1447/11 Agustus 2025
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis












