Ini Rekor Balapan F1 yang Mungkin Takkan Pernah Dipatahkan Lagi

Formula One F1 - Spanish Grand Prix - Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spain - June 3, 2023 Aston Martin's Fernando Alonso during practice REUTERS/Albert Gea

Formula 1 (F1) dikenal sebagai ajang balap paling bergengsi dengan sejarah panjang penuh catatan rekor luar biasa. Dari dominasi pembalap legendaris hingga momen tak terduga di lintasan, ada sejumlah rekor yang tercatat dan diperkirakan hampir mustahil untuk dipatahkan lagi di masa depan.

Salah satunya adalah rekor Michael Schumacher dengan 7 gelar juara dunia yang sempat dianggap tak mungkin dilampaui. Namun, Lewis Hamilton berhasil menyamainya. Meski begitu, banyak pengamat menilai sulit bagi generasi berikutnya untuk melampaui angka tersebut, mengingat persaingan di era modern semakin ketat dan regulasi terus berubah.

Selain itu, ada pula rekor Rubens Barrichello yang menjadi pembalap dengan jumlah start terbanyak dalam sejarah F1 sebelum akhirnya diambil alih oleh Fernando Alonso. Dengan usia Alonso yang kini mendekati 45 tahun namun masih aktif, torehan jumlah start miliknya bisa menjadi salah satu rekor abadi.

Tak kalah ikonik adalah rekor Jim Clark yang memenangkan Grand Prix 1963 dan 1965 dengan dominasi sempurna, termasuk memimpin hampir seluruh lap balapan di musim tersebut. Di era modern, dengan strategi pit stop kompleks, keandalan mesin yang bervariasi, dan aturan ban yang ketat, prestasi seperti itu hampir mustahil terulang.

Sementara itu, rekor unik lain adalah milik Monaco Grand Prix yang dikenal sebagai sirkuit paling sulit untuk menyalip. Hingga kini, ada beberapa balapan di sana yang selesai dengan nyaris tanpa overtake, sesuatu yang tak mungkin lagi terjadi di era balapan dengan aturan DRS (Drag Reduction System).

Dengan kalender balapan yang semakin panjang, regulasi yang terus berubah, serta persaingan tim yang semakin merata, rekor-rekor ini menjadi bagian dari sejarah emas Formula 1. Para penggemar pun menyadari bahwa beberapa catatan tersebut akan selamanya dikenang, meski sulit untuk disamai apalagi dipatahkan. (Sumber)