Pemerintah Indonesia terus memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi era digital. Sebanyak 90 ribu siswa dari berbagai sekolah di Indonesia dijadwalkan mengikuti program pelatihan keterampilan digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi teknologi sejak dini.
Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, serta lembaga pendidikan, dengan fokus utama pada penguasaan keterampilan digital praktis seperti coding, keamanan siber, literasi media, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kerja.
Selain itu, pelatihan ini juga dirancang untuk membekali siswa menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin menuntut keterampilan teknologi. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan lulusan sekolah tidak hanya siap masuk ke perguruan tinggi, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja global.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah, dengan prioritas pada sekolah-sekolah di wilayah yang masih minim akses teknologi. Materi pelatihan mencakup:
-
Coding dan pemrograman dasar
-
Keamanan digital dan etika bermedia sosial
-
Pemanfaatan aplikasi produktivitas digital
-
Pengenalan teknologi kecerdasan buatan (AI)
-
Kewirausahaan digital
Tak hanya itu, pemerintah juga menggandeng perusahaan teknologi global untuk mendukung kurikulum dan menyediakan mentor ahli.
Pengamat pendidikan menilai, langkah ini penting agar siswa tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi juga kreator yang mampu berinovasi. “Jika program ini berkelanjutan, Indonesia akan memiliki SDM digital yang kuat dan mandiri,” kata seorang pengamat teknologi pendidikan.
Dengan target 90 ribu siswa di tahap awal, pemerintah optimistis program ini akan terus diperluas hingga menjangkau jutaan pelajar di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. (Sumber)












